JAKARTA, HARIAN DISWAY - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh masih mengkaji mengenai wacana pembentukan koalisi permanen antar partai politik.
"Koalisi permanen boleh saja dipertimbangkan, enggak ada masalah. Tetapi masih belum kita putuskan kan. Pertimbangan bagus," ujar Surya paloh di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu, 21 Februari 2026.
Hal itu menegaskan bahwa setiap keputusan politik strategis harus dilandasi tujuan besar bagi kepentingan bangsa.
"Sekali lagi esensi yang paling utama, gol besar kita apa? jawabannya sederhana, kemajuan kita dalam berbangsa dan bernegara," ujarnya.
BACA JUGA:KPK Jawab Kritik Surya Paloh soal OTT Bupati Kolaka Timur
BACA JUGA:3 Kader Senior NasDem Pindah ke PSI, Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse.
Ia menambahkan, NasDem tidak ingin terburu-buru dalam mengambil sikap sebelum memahami secara menyeluruh manfaat dan konsekuensi politiknya.
Pertimbangan tersebut mencakup stabilitas pemerintahan serta kualitas demokrasi.
Selain koalisi permanen, Surya Paloh juga menanggapi pertanyaan mengenai peluang dukungan NasDem terhadap Prabowo Subianto untuk maju kembali pad periode berikutnya.
"Ah itu nanti kita sudah pikirkan, kan kita ada di sana," tegasnya.
BACA JUGA:Prabowo Larang Kader Serukan Dua Periode: Selain yang Maha Kuasa, Saya Sendiri yang Tahu
BACA JUGA:Prabowo: Pengiriman 8.000 Pasukan RI ke Gaza Ditargetkan 1–2 Bulan Lagi
Dalam konteks dukungan presiden dua periode, Surya Paloh menegaskan NasDem belum membahasnya secara mendalam.
Fokus utama partai NasDem saat ini adalah mendukung pemerintahan berjalan efektif.
Menurutnya, partai NasDem akan menggunakan mekanisem partai untuk membahasa setiap opsi politik yang ada.