Proses tersebut melibatkan pertimbangan rasional, etika politik, dan aspirasi publik.
Selain itu, Surya Paloh juga menegaskan bahwa NasDem tidak ingin terjebak pada euforia kekuasaan. Menurutnya, partai harus tetap menjaga idealisme serta konsistensi terhadap nilai-nilai demokrasi.
BACA JUGA:NasDem Tak Gabung Kabinet, Prabowo dan Surya Paloh Berpelukan
BACA JUGA:Prabowo Terima Surya Paloh, NasDem Resmi Gabung Koalisi Indonesia Maju
Meski demikian, Surya Paloh menegaskan bahwa posisi NasDem agar berhati-hati dalam menentukan arah politik ke depan.
Sikap ini sekaligus menunjukkan bahwa partainya masih belum mengambil keputusan final mengenai koalisi permanen maupun dukungan presiden dua periode. (*)
*) Aisyah Aulia Maulana Putri, peserta magang dari Universitas Negeri Surabaya.