Real Madrid Lolos ke 16 Besar, Arbeloa Waspadai Ancaman Man City

Kamis 26-02-2026,16:20 WIB
Reporter : Raden Josaphat Bhismantaka
Editor : Salman Muhiddin

Ia juga menyoroti tantangan menghadapi blok pertahanan rendah, yang disebutnya sebagai masalah umum bagi banyak tim besar. 

Menurutnya, ketika sepuluh pemain bertahan di ruang sempit, dibutuhkan organisasi, kelancaran permainan, dan pemahaman taktik yang lebih baik untuk membongkarnya. Arbeloa optimistis skuadnya bisa terus berkembang dalam aspek tersebut.


Selebrasi pemain Real Madrid usai Vinicius buat Los Blancos unggul 2-1 atas Benfica (Agg 3-1) dalam laga leg kedua playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 26 Februari 2026-Ruben Albarran-Shutterstock

Kemenangan itu terasa semakin berarti karena Madrid tampil tanpa sejumlah pemain kunci, termasuk Kylian Mbappe. 

Arbeloa menjelaskan bahwa Mbappe mengalami ketidaknyamanan fisik dan memutuskan untuk menghentikan aktivitas demi pemulihan penuh. 

“Kami ingin dia kembali dalam kondisi 100 persen dan penuh kepercayaan diri tanpa rasa sakit,” katanya. Ia enggan merinci diagnosis medis, namun berharap masalah tersebut tidak serius dan sang pemain bisa kembali dalam hitungan hari atau pekan.

BACA JUGA:Dean Huijsen Terjerat Skandal Rasisme, Real Madrid Minta Maaf ke Fans Tiongkok

BACA JUGA:Skandal Rasisme Benfica vs Real Madrid: Kenapa Komentar Mourinho Dianggap Keliru?

Di tengah absennya Mbappe serta beberapa pemain penting lain seperti Jude Bellingham dan Eder Militao, Vinicius tampil menonjol. Arbeloa memuji gol dan performanya, menegaskan bahwa tanpa Mbappe, peran Vinicius menjadi semakin vital. 

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan mengalahkan Benfica dalam dua leg tanpa sejumlah bintang utama membuktikan kedalaman skuad Madrid.

Bagi Arbeloa, kemenangan ini bukan sekadar tiket ke babak berikutnya, tetapi juga bukti karakter timnya. 

Madrid menunjukkan bahwa meski diterpa cedera dan menghadapi tekanan, mereka tetap mampu bersaing dan menang di level tertinggi Eropa. (*)

Kategori :