HARIAN DISWAY - Perjalanan mudik Lebaran sering makan waktu berjam-jam. Bagi lansia dengan riwayat hipertensi, kondisi ini memerlukan persiapan ekstra.
Perubahan jadwal makan, kelelahan fisik, hingga suhu kendaraan yang dingin akibat pendingin udara dapat memicu fluktuasi tekanan darah dan ketidaknyamanan selama perjalanan.
Menyiapkan obat-obatan pribadi menjadi langkah preventif penting agar kondisi kesehatan tetap stabil hingga tiba di kampung halaman.
Berikut enam jenis obat yang sebaiknya selalu tersedia di tas mudik lansia dengan riwayat hipertensi:
BACA JUGA:5 Cara Jaga Stamina Calon Pemudik 2026
BACA JUGA:Menjaga Kesehatan Anak Saat Perjalanan Mudik Lebaran, Simak Tips dari Dokter Anak Berikut
1. Obat Antihipertensi Rutin
TEKANAN DARAH TINGGI harus terus dipantau. Obat antihipertensi rutin wajib dibawa dalam jumlah cukup selama perjalanan mudik.-Zdeněk-Pinterest
Ini adalah prioritas utama. Lansia wajib membawa obat tekanan darah yang dikonsumsi sehari-hari sesuai resep dokter dalam jumlah cukup.
Obat ini tidak hanya untuk persiapan selama di perjalanan, tetapi juga cadangan hingga beberapa hari setelah tiba di kampung halaman.
Simpan dalam kemasan asli, lengkap dengan label nama dan dosis untuk menghindari kesalahan konsumsi.
2. Obat Pereda Nyeri atau Sakit Kepala
PARACETAMOL menjadi pilihan pereda sakit kepala ringan akibat kelelahan selama perjalanan jauh. -Marcelle Gilissen-Pinterest
Kelelahan perjalanan, kurang tidur, atau dehidrasi ringan dapat memicu sakit kepala. Obat pereda nyeri ringan seperti paracetamol bisa menjadi pertolongan pertama.
BACA JUGA:Tips Mudik Aman bagi Ibu Hamil Ala Bidan Syefi Wulantika