BACA JUGA:8 Kegiatan Seru di Rumah saat Tidak Bisa Mudik Lebaran 2025
Hindari obat golongan NSAID (seperti ibuprofen) tanpa konsultasi dokter, karena berpotensi memengaruhi tekanan darah dan fungsi ginjal pada lansia.
3. Obat Flu atau Masuk Angin Ringan
OBAT FLU berguna untuk mengantisipasi dampak perubahan suhu dan paparan AC kendaraan selama perjalanan. -shopee-Pinterest
Paparan AC kendaraan yang dingin atau perubahan cuaca dapat memicu gejala seperti meriang, hidung tersumbat, atau batuk ringan.
Obat flu non-sedatif yang tidak mengandung dekongestan kuat (seperti pseudoefedrin) lebih aman untuk penderita hipertensi.
Pilih obat dengan kandungan paracetamol dan antihistamin generasi kedua yang minim efek samping kardiovaskular.
BACA JUGA:Tip Memilih Toilet Mobil Portabel di Tengah Arus Mudik yang Kerap Macet
BACA JUGA:7 Tip Menjaga Stamina saat Perjalanan Mudik Lebaran 2025
4. Obat Lambung Antisipatif
ANTASIDA membantu meredakan gangguan lambung akibat perubahan jadwal makan saat mudik.-shopee-Pinterest
Jadwal makan yang tidak teratur saat mudik berisiko memicu gangguan lambung seperti maag atau dispepsia.
Membawa antasida atau obat lambung sesuai anjuran dokter dapat membantu meredakan gejala yang muncul tiba-tiba dalam perjalanan.
Gejala nyeri ulu hati pada lansia hipertensi terkadang mirip dengan gejala jantung. Jika nyeri menjalar ke dada atau lengan, segera cari fasilitas kesehatan terdekat.
5. Minyak Angin atau Balsem
MINYAK ANGIN atau balsem memberikan efek rileks dan membantu meredakan pusing serta mual selama perjalanan.-black sugar-Pinterest