Aston Martin Dilanda Masalah Getaran Mesin Honda, Fernando Alonso Terancam Cedera Saraf

Kamis 05-03-2026,13:24 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Masalah serius menghantui Aston Martin menjelang Grand Prix Australia. Getaran kuat dari unit daya Honda pada mobil AMR26 tidak hanya mengganggu program pengujian pramusim, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan bagi para pembalapnya.

Kepala tim Aston Martin, Adrian Newey, mengungkapkan bahwa getaran tersebut bahkan berpotensi menyebabkan kerusakan saraf permanen pada tangan pembalap jika mereka terlalu lama berada di balik kemudi.

Meskipun beberapa elemen telah diperbaiki, mobil AMR26 masih belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Getaran dari unit daya tetap muncul, menyebabkan sasis bergetar hingga menjalar ke tubuh pembalap.

Kepala tim Aston Martin, Adrian Newey, saat tampil di hadapan media di Melbourne, mengonfirmasi bahwa tim yang berbasis di Silverstone tersebut harus membatasi jumlah putaran yang dijalani oleh Fernando Alonso dan Lance Stroll.

Menurut Newey, paparan getaran tersebut sangat berbahaya. Baik Alonso maupun Stroll berisiko mengalami kerusakan saraf permanen jika terpapar getaran dalam waktu lama.

BACA JUGA:Kalender F1 2026: Regulasi Baru dan Persaingan Era Baru

BACA JUGA:Daftar Lengkap Pembalap Formula 1 2026 dan Profil Singkatnya, Era Regulasi Baru F1

“Getaran yang mengenai sasis menyebabkan beberapa masalah kebisingan: kaca spion lepas, lampu belakang terlepas, dan hal-hal semacam itu yang harus kami atasi,” ujar Newey kepada PlanetF1.com dan media terakreditasi lainnya di Albert Park.

"Namun masalah yang jauh lebih signifikan adalah getaran itu pada akhirnya ditransmisikan ke jari-jari pengemudi. Fernando merasa bahwa dia tidak bisa melakukan lebih dari 25 putaran berturut-turut sebelum berisiko mengalami kerusakan saraf permanen di tangannya. Lance juga tidak bisa melakukan lebih dari 15 putaran sebelum mencapai ambang batas tersebut," tambahnya.

Untuk persiapan balapan akhir pekan ini di GP Australia, AMR26 telah diuji di mesin dyno. Pengujian tersebut untuk sementara berhasil secara signifikan mengurangi getaran yang masuk ke baterai.


Mobil Aston Martin AMR26, saat diperiksa oleh teknisi tim, ketika pengujian pramusim Bahrain pada Februari 2026--Twitter Aston Martin F1 Insights @amf1Insights

“Yang penting untuk diingat adalah bahwa pada dasarnya power unit, kombinasi dari ICE dan kemungkinan juga MGU, merupakan sumber getaran. Komponen itu bertindak sebagai penguatnya,” ujar Newey.

“Dalam skenario tersebut, sasis menjadi penerima getaran. Sasis, terutama sasis karbon, merupakan struktur yang secara alami sangat kaku dengan peredam yang sangat sedikit. Oleh karena itu, transmisi getaran ke sasis menjadi sulit diredam, dan sejauh ini kami belum mencapai kemajuan berarti dalam hal tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA:Sayap Belakang Ferrari Dinyatakan Legal, Tapi Apa Masalahnya?

BACA JUGA:Domenicali Bocorkan Rencana Besar F1 2027, Turkiye Kembali?

Kategori :