Saat Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan Jawa–Bali

Kamis 05-03-2026,21:40 WIB
Reporter : Ave Sena
Editor : Thoriq S Karim

KETAPANG, HARIAN DISWAY – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menghentikan sementara operasional penyeberangan di sejumlah lintasan utama yang menghubungkan Jawa, Bali, dan Lombok. Kebijakan ini dilakukan untuk menghormati perayaan Nyepi. 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengharapkan perayaan hari suci umat Hindu terjaga dengan baik. Kebijakan tersebut diyakini bisa mendukung kelancaran pelaksanaan Catur Brata Penyepian di Bali.

Penghentian sementara operasional tersebut merupakan bagian dari pengaturan transportasi nasional yang ditetapkan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Penyesuaian layanan penyeberangan akan dilakukan di sejumlah pelabuhan utama. Di Pelabuhan Ketapang, layanan penyeberangan dihentikan mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB.

BACA JUGA:ASDP Antisipasi 5,8 Juta Pemudik Lebaran 2026, Perkuat Armada dan Skema Layanan Nasional


Penyesuaian layanan penyeberangan akan dilakukan di sejumlah pelabuhan utama-Dok.ASDP-

Di Pelabuhan Gilimanuk, operasional dihentikan 19 Maret. Tepatnya mulai pukul 05.00 WITA hingga 20 Maret pukul 06.00 WITA.

Penghentian sementara juga berlaku di Pelabuhan Lembar yang ditutup mulai 18 Maret pukul 21.00 WITA hingga 20 Maret pukul 01.30 WITA. Serta di Pelabuhan Padangbai mulai 19 Maret pukul 04.00 WITA hingga 20 Maret pukul 11.30 WITA.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menjelaskan penyesuaian operasional ini dilakukan karena momentum Nyepi berdekatan dengan periode Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami lonjakan mobilitas masyarakat.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat selama periode 13 hingga 29 Maret 2026.

BACA JUGA:ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Mudik Lebaran di Kepulauan Riau

BACA JUGA:Kakorlantas Tinjau Merak–Bakauheni, ASDP Perkuat Kesiapan Angkutan Mudik Lebaran 2026

Salah satu langkah yang dilakukan adalah optimalisasi dermaga MB dan LCM di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Selain itu, pemerintah membuka rute alternatif melalui Pelabuhan Tanjung Wangi menuju Pelabuhan Gilimas serta rute Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Lembar.

“Langkah ini bertujuan untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tetap lancar, aman, dan terkendali selama periode puncak mudik,” ujar Aan.

Pemerintah juga menerapkan sistem penundaan perjalanan atau delaying system melalui buffer zone di jalur tol maupun non-tol. Pengaturan geofencing diberlakukan dengan radius sekitar 2,65 kilometer dari Pelabuhan Ketapang dan 2 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Kategori :