HARIAN DISWAY - Motor Honda kini dilengkapi fitur Idle Stop System (ISS). Itu merupakan teknologi otomatis. Dapat mematikan mesin saat motor berhenti beberapa detik. Lalu menyalakannya kembali ketika gas diputar.
Fitur tersebut dirancang untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Juga mengurangi emisi gas buang. Cukup efektif.
Namun dalam kondisi tertentu, terutama saat menghadapi macet panjang selama musim mudik, penggunaan ISS yang kurang tepat justru berpotensi membebani aki. Lalu membuatnya cepat melemah.
Agar fitur itu tetap memberikan manfaat optimal tanpa mengorbankan daya aki, berikut enam panduan praktis yang dapat diterapkan:
BACA JUGA:Tip Samarkan Motor di Rumah saat Mudik agar Tak Diincar Maling
BACA JUGA:Terlalu Lama Parkir Pakai Standar Samping, Ban Motor Rawan Kempes
1. Pastikan Kondisi Aki Masih Prima Sebelum Perjalanan
Memastikan kondisi aki tetap prima menjadi langkah penting agar sistem restart otomatis pada fitur ISS dapat bekerja optimal selama perjalanan.--Freepik
ISS sangat bergantung pada kinerja aki. Karena proses restart mesin dilakukan secara otomatis oleh sistem starter elektrik.
Jika kondisi aki sudah menurun, sistem itu akan bekerja lebih keras. Yang tentu berpotensi mempercepat kerusakan.
Tip: Lakukan pengecekan kesehatan aki di bengkel resmi sebelum mudik. Atau minimal pastikan motor masih mudah dinyalakan dalam berbagai kondisi.
2. Aktifkan ISS Hanya saat Berhenti Lama
Fitur ISS paling efektif diaktifkan ketika motor berhenti cukup lama, seperti saat lampu merah atau kemacetan total.--Freepik
ISS paling efektif digunakan ketika motor berhenti dalam durasi cukup panjang. Misalnya, saat menunggu lampu merah atau terjebak kemacetan total yang tidak bergerak.
BACA JUGA:Tips Mudik Bersama HONDA 1 : Persiapan Sebelum Berangkat
BACA JUGA:Tips Mudik Bersama HONDA 2 : Setelah Cek Ban, Cek Kondisi Mesin
Jika hanya berhenti beberapa detik lalu langsung melaju kembali, sebaiknya fitur itu dimatikan. Perlu diperhatikan bahwa proses hidup-mati mesin yang terlalu sering, apalagi dalam interval singkat justru membebani sistem kelistrikan. Dampaknya, mempercepat ausnya komponen starter.