SURABAYA, HARIAN DISWAY - Peringatan Hari Musik Nasional di Surabaya resmi dimulai pada Minggu, 8 Maret 2026.
Pembukaan digelar di Makam W.R. Supratman, tempat peristirahatan terakhir pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Lokasi tersebut dipilih sebagai ruang simbolik. Bertujuan untuk mengingat kembali peran musik dalam perjalanan sejarah bangsa. Tahun ini, peringatan Hari Musik Nasional mengusung tema “Gelora Indonesia Raya”.
Rangkaian pembukaan diawali dengan doa bersama di pusara pahlawan nasional tersebut. Setelah itu, para musisi dan peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh musisi Arul Lamandau.
BACA JUGA:Hari Musik Nasional dan Ambisi Global: Indonesian Wave dan K-Pop?
BACA JUGA:Peringatan Hari Musik Nasional, Ziarah Indonesia Raya di Makam W.R. Soepratman
Pembina Yayasan JatiSwara sekaligus penggagas kegiatan, Heri Lentho, menyebut bahwa tema Gelora Indonesia Raya diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat nasionalisme di kalangan musisi.
Musisi Arul Lamandau saat mengiringi lagu Indonesia Raya di depan pusara W.R. Supratman, 8 Maret 2026.-Harmunas 2026-
“Terkait tema itu, kami berharap semangat perjuangan W.R. Supratman dapat mengilhami para musisi tanah air. Bahwa perjuangan tidak selalu melalui fisik. Tetapi juga lewat karya,” ujar pria kelahiran Malang itu.
Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan tari dari ZR Dance. Puluhan penari cilik tampil energik mengikuti irama lagu Garuda, karya Heri Lentho.
Setelah itu, panggung diisi kelompok Keroncong Impresif Riang Gembira asal Sidoarjo. Mereka membawakan beberapa lagu ciptaan sendiri dengan aransemen keroncong klasik.
BACA JUGA:Hari Musik Nasional 2025 Digelar 8-9 Maret 2025, Usung Tema Indonesia Mendoa
BACA JUGA:Semesta Simbol dalam Hari Musik Nasional 2024 (1): Garudeya sang Penyembuh
Alunan kontra bass memberi warna ritmik yang kuat. Sementara tiga vokalis menampilkan paduan suara yang harmonis.
Penampilan kemudian berlanjut dengan pasangan musisi Surabaya, Cak Untung dan Ning Indri. Keduanya menghadirkan kembali lagu-lagu rock Indonesia lawas yang mengundang nostalgia para penonton.