Hybrid Fitness Makin Berkembang di Surabaya

Senin 09-03-2026,14:14 WIB
Reporter : Noor Arief Prasetyo
Editor : Noor Arief Prasetyo

HARIAN DISWAY - Hybrid fitness semakin berkembang di Indonesia. Terutama di Surabaya. Salah satunya dikenalkan Arvo Training dengan menghadirkan atlet hybrid racing dunia sekaligus Puma Global Ambassador Hong Beom Seok dalam gelaran HYROX Workout untuk memperkenalkan standar latihan hybrid fitness internasional kepada komunitas kebugaran di Surabaya, Senin, 9 Maret 2026.

Kehadiran atlet asal Korea Selatan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan komunitas hybrid fitness di Indonesia yang kini semakin berkembang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sesi latihan bersama, tetapi juga sarana edukasi untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep hybrid training yang memadukan kekuatan otot dengan daya tahan tubuh.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal lebih jauh format latihan yang mengombinasikan berbagai elemen olahraga seperti lari, kekuatan otot, dan latihan fungsional. Format tersebut saat ini menjadi tren global dalam dunia kebugaran karena mampu meningkatkan performa tubuh secara menyeluruh.

Pelatih dari Arvo Training Josephine Christabel menilai pertumbuhan komunitas hybrid fitness di Indonesia terjadi sangat cepat. Menurutnya, kehadiran atlet kelas dunia menjadi kesempatan berharga bagi atlet lokal untuk belajar langsung mengenai standar kompetisi internasional.

“Komunitas hybrid fitness di Indonesia berkembang sangat cepat. Kehadiran atlet internasional seperti Hong membantu memberikan exposure terhadap standar latihan dan kompetisi global, sehingga atlet lokal bisa belajar langsung dari yang terbaik,” ujarnya.

Josephine menambahkan bahwa hybrid racing bukan sekadar tren sementara, tetapi merupakan evolusi dalam dunia olahraga modern. Latihan ini menekankan keseimbangan antara kekuatan fisik dan daya tahan tubuh.

“Hybrid training menggabungkan dua kemampuan dasar manusia, yaitu kekuatan dan daya tahan. Kombinasi ini membuat atlet menjadi lebih lengkap dan fungsional,” jelasnya.

Selain itu, fenomena HYROX juga mulai menarik minat komunitas pelari di berbagai kota. Hal ini karena porsi aktivitas lari dalam kompetisi hybrid racing mencapai sekitar 50 hingga 60 persen dari total rangkaian pertandingan.

Untuk menjawab antusiasme tersebut, Arvo Training mengembangkan pendekatan performance training yang terstruktur. Program latihan dirancang secara sistematis agar anggota dapat mempersiapkan diri menghadapi kompetisi hybrid fitness dengan lebih optimal.

Sementara itu, Charles Johnson dari One% Training menjelaskan bahwa secara global competitive fitness melalui format HYROX mengalami pertumbuhan signifikan. Menurutnya, olahraga ini menuntut keseimbangan kemampuan antara latihan kekuatan dan kardio.

“Dalam format tersebut, atlet tidak hanya dituntut kuat dalam angkat beban, tetapi juga memiliki kemampuan kardio dan daya tahan tinggi. Kombinasi itulah yang membuat hybrid training dinilai relevan untuk jangka panjang,” paparnya.

Ia juga menegaskan bahwa olahraga ini dapat diikuti oleh pemula dengan pendampingan pelatih. Program latihan bertahap membantu peserta beradaptasi secara aman sekaligus membangun konsistensi latihan.

“Bagi peserta yang baru memulai, di Arvo menyediakan program khusus untuk memperkuat kekuatan otot dan daya tahan tubuh secara bertahap. Tujuannya agar pemula dapat beradaptasi dengan pola latihan hybrid secara aman dan konsisten,” tandasnya.

Meski baru pertama kali datang ke Indonesia, Hong Beom Seok mengaku terkesan dengan potensi atlet lokal. Ia menilai banyak atlet Indonesia memiliki bakat besar untuk berkembang di kompetisi internasional.

“Saya melihat banyak atlet bertalenta di Indonesia. Dengan sistem latihan yang tepat dan kesempatan untuk belajar dari kompetisi internasional, mereka punya potensi besar,” ungkap Hong.

Kategori :