Arbeloa puji hat-trick Fede Valverde saat Real Madrid cukur Man City 3-0 di UCL, menyebutnya sebagai standar utama pemain Madrid modern di abad ke-21.-Dennis Agyeman-Getty Images
Arbeloa menilai kemenangan Madrid bahkan melampaui ekspektasinya. Hal itu tidak lepas dari kritik yang sempat menghampiri Madrid setelah beberapa hasil kurang memuaskan di kompetisi domestik, termasuk kekalahan dari Getafe dan Osasuna.
Menurutnya, skor pertandingan sebenarnya bisa saja lebih besar. Madrid sempat memiliki peluang untuk unggul empat gol ketika Vinicius Junior mendapatkan penalti di babak kedua. Namun tendangan pemain Brasil itu ditepis kiper City, Gianluigi Donnarumma.
BACA JUGA:Real Madrid Pantau Cesc Fabregas untuk Kursi Pelatih Musim 2026/2027
BACA JUGA:Real Madrid Pantau Sandro Tonali, Arsenal dan Man United Ikut Mengincar
Meski penalti tersebut gagal, Arbeloa justru memuji respons para pendukung Madrid di stadion. Ia merasa dukungan suporter kepada Vinicius menunjukkan kepercayaan besar terhadap pemain tersebut.
"Aku sangat menyukai reaksi para fans di Bernabéu. Mereka memberikan tepuk tangan kepada Vinicius. Jika ada pemain yang bisa bangkit dari momen sulit, itu adalah dia," ujar pengganti Xabi Alonso tersebut.
Strategi Madrid Berhasil Redam Permainan City
Gol kedua Fede Valverde buat Real Madrid unggul 2-0 atas Man City dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 12 Maret 2026--Uefa.com
Arbeloa juga menjelaskan bagaimana strategi timnya berhasil meredam permainan Manchester City yang dikenal sangat dominan dalam penguasaan bola. Timnya berusaha menutup ruang dan jalur umpan yang biasa dimanfaatkan oleh pasukan Pep Guardiola.
Arbeloa mengaku, para pemainnya sudah memahami pola permainan City sebelum laga dimulai. "Kami tahu betul bagaimana City bermain dan bagaimana Pep membangun permainan. Kami menutup ruang dan jalur umpan mereka,” ungkap Arbeloa.
BACA JUGA:Massimiliano Allegri Tanggapi Rumor ke Real Madrid, Tegaskan Masih Fokus Bersama AC Milan
BACA JUGA:Real Madrid Hanya Unggul Tipis atas Celta, Arbeloa: Yang Penting Menang
"City biasanya memancing lawan untuk menekan lalu menyerang ruang di belakang. Tapi kami memilih menunggu dan kemudian menyerang balik ruang di belakang mereka," jelasnya lagi.
Meski unggul tiga gol, Arbeloa menegaskan bahwa pekerjaan timnya belum selesai. Ia mengingatkan para pemain untuk tidak merasa terlalu percaya diri menjelang leg kedua di markas City.
"Jika ada satu hal yang masih sangat jauh, itu adalah tiket perempat final. Aku sudah mengatakan kepada para pemain bahwa pekerjaan ini belum selesai," pungkasnya. (*)