Kampus Berdampak dan Tuntutan Mahasiswa Berprestasi
PENERIMAAN mahasiswa baru, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS), selalu mendapat atensi besar dari masyarakat setiap tahun. Tidak hanya karena jumlah calon mahasiswa yang terus meningkat, tetapi juga karena keterbatasan jumlah bangku kuliah di perguruan tinggi (perti).
Berdasar data terbaru tahun 2025/2026, persentase lulusan SMA/SMK yang bisa melanjutkan ke perti di Indonesia masih tergolong rendah meskipun menunjukkan tren adanya peningkatan.
Data terbaru menyebutkan, sekitar 3 juta lulusan SMA/SMK belum dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena berbagai faktor.
Data per Maret 2026 juga menunjukkan bahwa kelompok tamat SMA/SMK sederajat hanya sekitar 30–33 persen yang melanjutkan ke perti. Sisanya, hampir 70 persen lulusan, tidak melanjutkan studi ke jenjang sarjana atau diploma.
BACA JUGA:Ketika Mahasiswa Menjadi Penonton Mutu
BACA JUGA:Pengukuhan Mahasiswa Baru Pascasarjana Unair
Sementara itu, berdasar data profil pendidikan tinggi Indonesia saat ini, terdapat 4.614 perti (PTN dan PTS). Jumlah mahasiswa sebanyak 9.967.487 orang, jumlah dosen sebanyak 303.067 orang, dan jumlah tenaga adminisitrasi sebanyak 248.375 orang.
Dengan modal itu, diharapkan kampus bisa berkontribusi dan berdampak lebih signifikan bagi lingkungan.
Perti diharapkan bisa memiliki kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, sosio-ekologis, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Adapun kontribusi ekonomi perti sejauh ini bisa mencapai Rp390 triliun.
Transformasi perti diharapkan bisa terus berjalan dengan mengubah universitas klasik (generasi 1.0) yang fokus kepada pendidikan menjadi universitas riset (generasi 2.0) berbasis penemuan dan inovasi.
BACA JUGA:Formula Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru yang Berkeadilan
BACA JUGA:Demo Mahasiswa Bukti Gen Z Bukan Generasi Apatis
Lalu, dari universitas riset berkembang menjadi universitas kewirausahaan (generasi 3.0) yang memiliki dampak ekonomi dan inovasi. Pada akhirnya, kita bisa mengembangkan universitas 4.0 (generasi 4.0) yang fokus kepada transformasi ekonomi dan SDGs.
PENCAPAIAN INDEKS KINERJA UTAMA (IKU)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: