SURABAYA, HARIAN DISWAY - Ada banyak cara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya adalah program beasiswa di institusi pendidikan. Program-program seperti itu sangat luwes karena mekanisme dan sasarannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya punya program beasiswa yang sasarannya adalah daerah-daerah 3 T. Ada beasiswa sarjana dan pascasarjana.
Rektor ITS Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D berbicara banyak tentang program bernama Beasiswa Patriot itu saat buka bersama media pada Rabu, 11 Maret 2026.
Acara yang berlangsung di HARRIS Hotel & Conventions Gubeng itu diikuti oleh tenaga kependidikan (tendik) dan media. Acara tersebut sekaligus menjadi ajang sosialisasi beasiswa di ITS.
BACA JUGA:Hari terakhir Rupafest V ITS: Asyiknya Menuangkan Ide Kreatif di Atas Kaca
BACA JUGA:Prestasi ITS di SEM Asia Pacific and Middle East 2026 (1): Antasena Kantongi Tiket Kompetisi 2027
"Kami menyediakan banyak beasiswa dan saat ini sedang dalam masa penerimaan mahasiswa baru," ucap Bambang dalam sambutannya.
Ia menyebut beberapa skema beasiswa yang ditawarkan program internasional. Rata-rata, beasiswa itu menyasar dosen dan mahasiswa.
Di antaranya, Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Fast Track Master and Doctoral Program (FAST-D) ITS, dan Beasiswa Pra-Doktoral.
Sedangkan, untuk memajukan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), ITS punya sedikitnya tiga beasiswa. Yakni, Beasiswa Patriot, AMN (Asrama Mahasiswa Nusantara), dan ADik (Afirmasi Pendidikan Tinggi).
BACA JUGA:Gathering bersama Media, ITS Paparkan Inovasi Riset, Sistem Seleksi Golden Ticket, dan Beasiswa
BACA JUGA:Bikin Bangga Indonesia, Nogogeni ITS Team Sabet Juara 2 Shell Eco-marathon Qatar 2026
"Beasiswa Patriot merupakan program beasiswa untuk jenjang S2 yang dibuka pada Januari hingga Maret,” ujar Prof. Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D kepada Harian Disway.
Meskipun data awal sudah ada, pengumuman resmi dan detail pendaftaran akan disampaikan langsung oleh Kementerian Transmigrasi setelah dilakukan penyesuaian lebih lanjut.
Berdasar skema Beasiswa Patriot, mahasiswa pascasarjana ditargetkan merampungkan pendidikannya hanya dalam tiga semester atau sekitar 1,5 tahun.