Dia menyebutkan beberapa komoditas yang kerap berkontribusi terhadap inflasi di Jawa Timur antara lain cabai rawit, ayam ras, dan telur ayam ras. Karena itu, pengendalian terus dilakukan agar harga tetap berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
BACA JUGA:Pastikan Stok Bahan Pokok, Khofifah-Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban
BACA JUGA:Khofifah Luncurkan Program MAMA MAU NAIK KELAS, Resmikan Revitalisasi 60 Sekolah
“Melalui kegiatan seperti pasar murah ini, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan harga sekaligus mengendalikan inflasi,” ujar Khofifah.
Pada kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan berupa beras diberikan kepada warga lanjut usia, sedangkan telur dibagikan kepada ibu hamil dan anak-anak.
Selain itu, Khofifah memborong berbagai produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengikuti kegiatan pasar murah. Produk UMKM yang dibeli tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal.
BACA JUGA:Khofifah Gelar Mudik Gratis 2026, Siapkan Rute Bus dan Kapal Laut
Siti merupakan satu dari sekian banyak warga yang memanfaatkan momentum pasar murah. Perempuan yang bekerja sebagai buruh pabrik rokok mengaku terbantu dengan kegiatan pasar murah tersebut.
“Kami sangat terbantu, harga lebih murah dan kualitasnya bagus,” katanyi.
Hal yang sama diucapkan Ana, rekan Siti. Dia bersyukur bisa mendapatkan bantuan beras sekaligus membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. “Lumayan untuk persiapan Lebaran,” ungkapnyi. (*)