Jatim Tak Terkalahkan! 7 Tahun Berturut-turut Rajai Lolos SNBP

Jatim Tak Terkalahkan! 7 Tahun Berturut-turut Rajai Lolos SNBP

Pengawas ujian sedang mengecek kesiapan siswa saat melaksanakan UTBK-SNBT 2025 di Unesa, Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 23 April 2025.-Moch. Sahirol Layeli-Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Jawa Timur kembali menegaskan dominasinya di dunia pendidikan nasional. Untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut sejak 2019 menjadi penyumbang siswa terbanyak yang lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Berdasarkan data resmi dari laman SNPBM, sebanyak 29.406 siswa asal Jawa Timur berhasil lolos dari total 108.122 peserta.

Jumlah itu unggul jauh dibandingkan Jawa Barat di posisi kedua dengan 18.365 siswa dan Jawa Tengah di posisi ketiga dengan 16.326 siswa.

BACA JUGA:Solusi Atasi Lupa Nomor Pendaftaran SNBP 2026

BACA JUGA:Pengumuman SNBP 2026 Hari Ini Pukul 15.00 WIB, Berikut Link Resmi dan Cara Cek Hasil Seleksi!

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut capaian ini dengan penuh rasa syukur. Dia menilai prestasi tersebut menjadi bukti nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.

"Alhamdulillah, Jatim kembali menjadi yang terbanyak selama tujuh tahun berturut-turut. Ini bukan sekadar angka, tapi cerminan dari dedikasi siswa, bimbingan guru, serta strategi pemetaan sekolah yang semakin efektif dalam melihat peluang di setiap program studi," ujarnya.

Tingkat penerimaan siswa Jawa Timur dalam SNBP tahun ini tercatat mencapai 27,20 persen.

Khofifah menilai keberhasilan ini tidak lepas dari strategi sekolah dalam memetakan potensi siswa serta kemampuan membaca persaingan di berbagai jurusan.

BACA JUGA:Cara Cek Hasil SNBP 2026 yang Diumumkan 31 Maret 2026

BACA JUGA:Cara Daftar KIP Kuliah Jalur SNBP 2026: Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Besaran Bantuan Terbaru!

Tak hanya unggul secara keseluruhan, Jawa Timur juga memimpin dalam jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Sebanyak 8.915 siswa dari keluarga prasejahtera berhasil lolos ke PTN melalui jalur tersebut, tertinggi secara nasional, mengungguli Sumatera Utara dan Jawa Barat.

"KIP-K adalah instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan. Kami ingin memastikan anak-anak berbakat dari pelosok maupun daerah pesisir tetap bisa bermimpi tinggi tanpa terhalang biaya," tegas Khofifah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: