Newcastle Dibantai Barcelona 2-7, Eddie Howe Enggak Nyangka

Kamis 19-03-2026,07:39 WIB
Reporter : Raden Josaphat Bhismantaka
Editor : Retna Christa

Memasuki babak kedua, situasi berubah drastis. Barcelona langsung meningkatkan intensitas permainan dan mencetak tiga gol hanya dalam waktu singkat. 

Serangan cepat dan penyelesaian klinis dari Fermin serta dua gol tambahan dari Lewandowski membuat pertahanan Newcastle benar-benar kewalahan.

BACA JUGA:Chelsea vs Newcastle 0-1, Anthony Gordon Gagalkan Upaya The Blues ke 4 Besar

BACA JUGA:Barca vs Newcastle 1-1, Penalti Yamal di Menit 90+6 Selamatkan Blaugrana

Kesalahan demi kesalahan terus terjadi. Lini belakang gagal mengantisipasi tekanan tinggi, sementara koordinasi antar pemain terlihat menurun.

Gol ketujuh Barcelona, yang kembali melibatkan Raphinha setelah kesalahan pemain Newcastle, menjadi simbol betapa rapuhnya pertahanan mereka malam itu.


Selebrasi Robert Lewandowski usai buat Barca unggul 6-2 atas Newcastle (Agg 7-3) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 19 Maret 2026--Uefa.com

Howe mengaku heran melihat penurunan drastis tersebut. Ia merasa tidak ada alasan besar untuk mengubah pendekatan tim saat jeda karena performa di babak pertama sudah cukup solid.

Namun kenyataannya, Newcastle kembali kebobolan dari situasi bola mati dan kehilangan kontrol permainan.

BACA JUGA:Newcastle Tantang Barcelona di UCL, Eddie Howe: Ini Laga Terbesar Kami

BACA JUGA:PSG vs Newcastle 1-1, Hasil Imbang Buat Kedua Tim Terpental dari 8 Besar

"Kalau kami bisa bertahan mendekati level terbaik kami, mungkin kami justru unggul saat jeda. Saya tidak merasa perlu banyak mengubah cara bermain, tapi kami kembali kebobolan dan itu sangat aneh," katanya.

Selain faktor teknis, Howe juga menyoroti aspek mental dan fisik timnya. Ia menilai para pemain gagal bangkit setelah momen krusial menjelang turun minum. Dalam penilaiannya, tim terlihat kehilangan energi dan kepercayaan diri di babak kedua.

"Secara mental, kami tidak benar-benar pulih setelah momen di akhir babak pertama. Di babak kedua energi kami tidak sama. Bahkan saat kami mencoba bertahan lebih dalam dan rapat, itu tetap tidak membantu," pungkas sang pelatih.

Pada akhirnya, skor akhir mencerminkan perbedaan kualitas dan kesiapan kedua tim di level tertinggi Eropa.

Newcastle harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions dengan cara yang pahit, sementara Barcelona melaju dengan penuh percaya diri ke babak berikutnya. (*)

Kategori :