PASURUAN, HARIAN DISWAY - Banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Pasuruan bersamaan mengakibatkan arus balik Idulfitri yang melewati dua jalur Pantura tersendat. Macet panjang menyebabkan Polres Pasuruan Kota dan Polres Pasuruan membuat jalur pengalihan mengurai titik-titik kemacetan. Banjir serentak di dua wilayah ini disebut paling parah dalam 1 dekade belakangan.
Hujan dengan intensitas lebat selama dua jam pada Selasa, 24 Maret 2026 dimulai pukul 14.00 WIB menyebabkan sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meluap. Beberapa tanggul sungai di Kota dan Kabupaten Pasuruan dilaporkan jebol karena derasnya air bah. Air pun meluber ke pemukiman warga dan mengakibatkan banjir di berbagai kecamatan yang ada di Kota maupun Kabupaten Pasuruan.
Di wilayah Kota Pasuruan banjir memutus jalur pantura yang melewati Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan. Genangan air menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengganggu perjalanan para pemudik yang melintas di jalur utama tersebut.
Genangan air setinggi 20 hingga 40 sentimeter menutup badan jalan, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa mengurangi kecepatan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular dan memicu kemacetan cukup panjang.
BACA JUGA:Petani Pasuruan Ini Gunakan Susu Sapi dan Daun Mimbo untuk Pupuk Padi, Panennya Melimpah!
BACA JUGA:Reses, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sampaikan PBI BPJS di Kota Pasuruan Aman
Sejumlah pemudik mengaku perjalanan mereka terhambat. Bahkan, beberapa kendaraan dilaporkan mogok saat menerobos genangan air. Pengendara pun memilih menepi dan menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.
"Motor mogok karena tadi lama terjebak di air tapi alhamdulilah sekarang bisa distater lagi," kata Wahyu salah satu pemudik yang akan balik menuju Gresik.
Banjir di jalur pantura yang melewati wilayah Kabupaten Pasuruan yaitu di Kecamatan i Beji, yang menghubungkan wilayah Gempol-Bangil. Jalur ini tertutup genangan air yang cukup dalam.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas sehingga memicu antrean panjang. Apalagi volume kendaraan cukup naik signifikan karena arus balik mudik Lebaran.
BACA JUGA:Ironis, Stunting di Pasuruan pun Menyasar Anak-Anak dari Keluarga Mampu
BACA JUGA:BPJS Pasuruan Pastikan Layanan JKN dan Seluruh Faskes Tetap Buka selama Libur Lebaran
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo pun turun memantau kondisi banjir di Kelurahan Blandongan. Menurut Mas Adi air kiriman dari wilayah atas tidak terbendung sehingga beberapa tanggul sampai jebol.
"Curah hujan sangat tinggi termasuk di wilayah atas sehingga ketika sampai sini volumenya sangat tinggi," ujarnya.
Saat ini baik Pemkot maupun Pemkab Pasuruan sama-sama sudah mendistribusikan bantuan logistik untuk para korban banjir. (*)