Switch Off 60 Menit, Earth Hour Surabaya Ajak Olah Limbah Kertas Jadi 3D Painting

Minggu 29-03-2026,13:36 WIB
Reporter : Adinda Rahmatanti*
Editor : Indria Pramuhapsari

Para peserta diajak menyadari bahwa momen switch off bisa menjadi wadah kreativitas yang menghasilkan karya seni bernilai, sekaligus mempraktikkan kepedulian lingkungan. Yakni, mengurangi limbah kertas secara langsung.

Cara membuat 3D painting pun simpel. Kertas bekas dihancurkan menjadi kecil-kecil, kemudian dimasukkan ke dalam wadah berisi air secukupnya. Tujuan langkah tersebut adalah membuat bubur kertas.

Bubur kertas kemudian dicampuri berbagai warna. Setelah itu, bubur kertas yang sudah berwarna tersebut diaplikasikan ke kanvas untuk menciptakan 3D painting.

BACA JUGA:Krisis Lingkungan 2026: Fakta Perubahan Iklim, Suhu Bumi Naik dan Cuaca Ekstrem Meningkat

BACA JUGA:Screen Time ke Green Time, Gerakan Mendorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan dan Sosial


AKTIVITAS saat pemadaman lampu dalam acara Switch Off bersama Earth Hour Surabaya di Oakwood Hotel & Residence Surabaya pada Sabtu malam, 28 Maret 2026. -Rosyidah Ariyati-Harian Disway

Dalam sesi workshop, para peserta dari berbagai kalangan mulai dari siswa sekolah, mahasiswa, hingga yang sudah bekerja pun menunjukkan antusiasmenya.

Rifqi Muzakki Fadlurahman, mahasiswa Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menampilkan hasil 3D painting-nya yang menggambarkan kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas manusia.

"Konsepnya adalah bentuk kapal yang merusak ekosistem laut. Warna merah sebagai gambaran darah dari ikan-ikan yang mati di bawah laut," jelasnya.

General Manager Oakwood Hotel & Residence Surabaya, Sang Made Pramana, menyatakan dukungannya terhadap gerakan tersebut.

BACA JUGA:Gerakan Gentengnisasi Bagian dari Visi Besar Pariwisata dan Penataan Lingkungan

BACA JUGA:Wujud Komitmen Jaga Lingkungan Hidup, DPC Tulungagung Tanam Pohon dan Lepas Burung


PARA PESERTA berfoto bersama pada acara Switch Off bersama Earth Hour Surabaya di Oakwood Hotel & Residence Surabaya pada Sabtu, 28 Maret 2026-Rosyidah Ariyati-Harian Disway

Ia memaparkan bahwa pihak hotel pun telah mengimplementasikan berbagai program keberlanjutan, mulai dari penggunaan kunci kamar berbahan kayu hingga sistem pelacakan listrik untuk efisiensi energi.

Ia pun menegaskan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. "Betapa pentingnya menjaga lingkungan ini untuk berkesinambungan ke depannya. Masing-masing dari kita harus melakukan lebih awal," tegasnya.

Aksi switch off malam itu meninggalkan kesan mendalam bagi salah satu peserta, Muhammad Diaz Syahmi. Mahasiswa Teknik Informatika UPN Veteran Jawa Timur itu berharap aksi nyata bagi lingkungan tersebut bisa berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya konsistensi pasca kegiatan.

Kategori :