Board of Peace dan Resiprositas yang Layak Dipertanyakan

Senin 30-03-2026,15:51 WIB
Oleh: Rossanto Dwi Handoyo*

Bagi Indonesia, tantangannya bukan memilih antara keterbukaan atau proteksi. Tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara integrasi global dan kedaulatan strategis. Kedaulatan energi, pangan, dan pengelolaan keuangan negara bukan isu terpisah. 

Peran pemimpin Indonesia menjadi krusial. Diplomasi ekonomi menuntut kecermatan menjaga hubungan global tanpa mengorbankan stabilitas jangka panjang. (*)

*) Rossanto Dwi Handoyo, guru besar ilmu ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga, dan ketua Departemen Ilmu Ekonomi periode 2025–2030. 

Kategori :