Makna Kostum BTS di Konser Comeback ARIRANG Karya Songzio, Armor yang Super Stylish

Sabtu 04-04-2026,16:00 WIB
Reporter : Ismiyatun Khasanah*
Editor : Retna Christa

Pada kostumnya, estetika struktural jubah tradisional Korea diubah melalui potongan dan lapisan kontemporer. Menciptakan siluet yang halus namun karismatik.

Melalui material bertekstur dan detail berlapis yang memungkinkan fluiditas visual, tampilan itu mewujudkan citra doryong modern. Tenang namun memiliki kehadiran yang kuat.

Tampilan itu dipertegas dengan lapisan dalam yang terinspirasi oleh baju zirah Korea dan rok berlapis. Juga celana panjang yang menggabungkan elemen Hanbok tradisional dan tekstil 'usang', terinspirasi Junbeop yang membawa jejak sejarah.

BACA JUGA:Lirik dan Terjemahan SWIM, Perjuangan BTS Comeback ke Pelukan ARMY

BACA JUGA:Akhirnya! BTS Rilis Teaser MV Swim, Terinspirasi Mitologi Yunani?

7. Jungkook (Vanguard/Sang Pionir)


Makna kostum BTS di konser comeback ARIRANG karya Songzio, armor yang super stylish. Foto: Kostum Jungkook BTS sebagai pionir di konser comeback, 21 Maret 2026. -Songzio Official-

Penampilan Jungkook menyalurkan energinya sebagai sebagai vokalis utama, penari, sekaligus rapper. Yakni melalui estetika yang terinspirasi oleh streetwear.

Jaket rider asimetris ditafsirkan ulang dengan lipatan oriental. Sementara pakaian dalam berlapis baja dan kemeja yang "rusak" secara asimetris menekankan kekuatan dan kehadirannya yang dinamis.

Kontras antara lapisan seperti baju besi yang terstruktur dan siluet yang elegan mengekspresikan kedalaman emosional dan kekuatan musiknya, mengungkapkan koeksistensi pertempuran dan kontemplasi, kekuatan dan ketahanan.

Itulah detail kostum yang dikenakan BTS dalam konser comeback ARIRANG di Gwanghwamun Square, Seoul, pada 21 Maret 2026 lalu. Benar-benar epik, dan sukses membuat aura gahar RM dkk meningkat berkali-kali lipat.

BACA JUGA:8 Produser Top di Balik Album BTS ARIRANG, Ada Diplo dan Vokalis OneRepublic

BACA JUGA:BTS Rilis Trailer Animasi ARIRANG, Kenalkan Sejarah Tujuh Pemuda Korea di Era 1896

Kolaborasi BTS dengan Songzio melibatkan sekitar 80 orang. Termasuk penari dan musisi tradisional. Hal itu benar-benar membuktikan dedikasi total mereka demi menghasilkan tampilan panggung terasa utuh dan konseptual.

Hasilnya, Lyrical Armor bukan hanya sekadar kostum konser. Melainkan karya seni yang menggabungkan sejarah, emosi, dan identitas budaya Korea dalam satu pertunjukan megah.

Nah, dari ketujuh arketipe karakter Lyrical Armor di atas, kostum siapa yang desain dan filosofinya paling memikat hati kalian, ARMY? (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Sastra Inggris, UTM.

Kategori :