Lebih Sering Duduk Sehari-Hari? Kenali Tanda Bahaya yang Mengintai Kesehatan

Sabtu 11-04-2026,15:22 WIB
Reporter : Akmelia Rabbani
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Duduk lama-lama mulai menjadi kebiasaan generasi muda seiring majunya teknologi. Dengan gawai yang kian canggih, kini aktivitas bekerja, belajar, dan bersantai bisa dilakukan dalam posisi duduk.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, tersimpan berbagai risiko kesehatan yang kerap tidak disadari. Duduk terlalu lama bahkan bisa memicu gangguan serius jika dilakukan terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik.

Pada laman Alodokter disebutkan bahwa duduk dalam waktu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh. Kondisi ini membuat tubuh kurang efektif dalam mengatur tekanan darah, kadar gula, serta membakar lemak.

Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan secara bertahap yang semakin lama semakin serius risikonya. 

BACA JUGA:Perjalanan Mudik 12 Jam, Begini Tip Atur Napas dan Posisi Duduk agar Terhindar dari HNP

BACA JUGA:5 Strategi Praktis Ini Bisa Selamatkan Kesehatan Anda dari Bahaya Duduk Lama

Berikut beberapa tanda bahaya akibat terlalu lama duduk yang perlu diwaspadai:


POSISI duduk harus benar, agar tidak menimbulkan risiko nyeri otot dan gangguan tulang belakang.--Freepik

1. Nyeri Punggung dan Leher

Duduk terlalu lama, terutama dengan posisi yang salah, dapat menyebabkan tekanan pada tulang belakang. Akibatnya muncul rasa nyeri di punggung, leher, hingga pinggang yang bisa menjadi kronis.

2. Otot Melemah

Kurangnya pergerakan membuat otot tubuh, khususnya pada bagian kaki dan bokong, jarang digunakan. Hal ini menyebabkan otot melemah dan meningkatkan risiko cedera.

3. Berat Badan Meningkat

Minim aktivitas fisik membuat pembakaran kalori tidak optimal. Lemak pun lebih mudah menumpuk, sehingga meningkatkan risiko obesitas.

BACA JUGA:Gerakan Sederhana Ini Bantu Atasi Efek Buruk Terlalu Lama Duduk

BACA JUGA:Hanya Sampai Besok! Promo 12.12 dari KAI, Ada Diskon 20% untuk 35.000 Tempat Duduk

4. Gangguan Sirkulasi Darah

Duduk terlalu lama dapat menghambat aliran darah, terutama pada area kaki. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa memicu penggumpalan darah yang berbahaya.

5. Risiko Penyakit Kronis

Kebiasaan duduk berjam-jam juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit serius seperti diabetes dan penyakit jantung.

Untuk mencegah dampak tersebut, para ahli menyarankan agar tidak duduk terlalu lama tanpa jeda. Luangkan waktu untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan setiap 30–60 menit.

Selain itu, rutin berolahraga dan menjaga postur tubuh tetap baik juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan.

BACA JUGA:Mengapa Postur Duduk Bisa Mempengaruhi Organ Dalam?

BACA JUGA:7 Trik Jitu Ubah Postur Bungkuk Jadi Tegak Maksimal dalam Sekejap!

Duduk memang tidak bisa dihindari, tetapi membatasi durasinya adalah kunci utama. Dengan pola hidup yang lebih aktif, berbagai risiko kesehatan akibat duduk terlalu lama dapat diminimalkan. (*)

*) Mahasiswa Magang Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA.

Kategori :