Saiful Mujani pun menyebut hanya tekanan publik yang bisa menjatuhkan Prabowo. Sebab, model pemakzulan prosedural sudah tak mungkin.
Pemerintah jangan menganggap enteng, demo Agustus 2025 sudah membuktikan potensi itu bisa ada. Tapi, muncul tidaknya gerakan massa dan demo mahasiswa yang masif juga bergantung dari kinerja pemerintah. Apakah Prabowo dan para menterinya mampu mengelola kepuasan publik. (*)