Tottenham Terlempar ke Zona Degradasi, Ini Rencana Roberto De Zerbi

Sabtu 11-04-2026,08:02 WIB
Reporter : Raden Josaphat Bhismantaka
Editor : Retna Christa


Mantan pelatih Tottenham Hotspurs, Ange Postecoglou --Twitter Spurs News @Spurs_News

Anda pasti ingat. Postecoglou membawa Tottenham meraih Europa League (trofi pertama Tottenham dalam 17 tahun). Tapi dipecat setelah finis di peringkat ke-17 di Liga Primer musim lalu.

"Aku ingin kami lebih menguasai bola," kata De Zerbi kepada The Guardian. "Aku ingin melihat kembali Tottenham yang aku saksikan bersama Postecoglou," jelas mantan manajer Brighton itu.

BACA JUGA:Guglielmo Vicario Terpuruk di Tottenham, Inter Milan Siap Manfaatkan Situasi

BACA JUGA:Atletico Madrid Incar Cristian Romero, Manfaatkan Klausul Khusus dan Keterpurukan Tottenham

Ia mengaku, pada musim keduanya menangani Brighton, Postecoglou bermain dengan banyak pemain yang masih diwarisinya. Ia menganggap tim itu adalah salah satu yang terbaik dalam hal kualitas permainan.

"Dengan Pedro Porro, [Destiny] Udogie, [Micky] van de Ven, dan [Cristian] Romero. Aku ingin melihat mereka bermain seperti dulu lagi," paparnya.

Roberto De Zerbi menangani Brighton pada 2022-2024. Di sana, ia membangun reputasi sebagai pelatih dengan gaya sepak bola menyerang yang rumit dan cerdas.

Mantan beknya di sana, Lewis Dunk, menggambarkan konsep dan sesi latihan awal bersama sang pelatih "membingungkan".


Hanya bertahan 44 hari, Igor Tudor resmi tinggalkan Tottenham Hotspur yang kini terancam degradasi. Bruno Saltor jadi pelatih interim saat jeda internasional.-Shaun Brooks-Getty Images

Kali ini, dengan waktu kurang dari dua minggu untuk bekerja dengan skuad, De Zerbi menyederhanakan semuanya. Ia banyak bertemu secara individual dengan para pemain di samping sesi latihan di lapangan. Ia bedah masalah mereka satu per satu.

BACA JUGA:Tottenham vs Atletico 3-2 (Agg 5-7), Spurs Menang Tapi Gagal Comeback

BACA JUGA:Liverpool vs Tottenham 1-1, The Reds Terpental dari 4 Besar Gegara Richarlison

"Aku tidak punya waktu untuk memikirkan hal lain, hanya sepak bola," kata De Zerbi.

"Aku bertemu dengan para pemain, mengatur, menyampaikan, dan menemukan cara terbaik untuk menyampaikan ide-ideku. Dua atau tiga saja, tidak terlalu banyak ide. Pokoknya apa yang ingin kulihat di lapangan mulai hari Minggu," jelasnya.

Ngomong-ngomong, jadwal Tottenham ke depan terlihat sangat menantang. Setelah menghadapi Sunderland, mereka harus melawan Brighton dan Wolves.

Kategori :