AS Klaim Dua Kapal Perang “Terobos” Selat Hormuz, Iran Langsung Membantah

AS Klaim Dua Kapal Perang “Terobos” Selat Hormuz, Iran Langsung Membantah

Iran tegaskan pegang kendali atas Selat Hormuz-Press TV-Telegram

HARIAN DISWAY - Komando militer AS untuk kawasan Timur Tengah, CENTCOM, menyebut dua kapal perangnya telah berhasil “menerobos” Selat Hormuz

Dua kapal perusak kelas Arleigh Burke yang dilaporkan sebagai USS Frank E Peterson dan USS Michael Murphy tersebut diklaim tengah menjalankan misi untuk memastikan jalur pelayaran aman dari ranjau laut Iran.

Melansir dari Al-Jazeera, Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper bahkan menyebut kehadiran kapal tersebut sebagai titik balik dalam konflik yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran sejak 28 Februari 2026.

“Hari ini, kami mulai membangun jalur pelayaran baru, dan dalam waktu dekat akan membagikan rute aman ini kepada industri maritim untuk mendorong kelancaran arus perdagangan,” kata Cooper.

BACA JUGA:Perundingan Islamabad Gagal Total, Iran Sebut Karena Tuntutan AS berlebihan

BACA JUGA:Zonk! 21 Jam Negosiasi Penuh Drama, Tidak Ada Kesepakatan Dicapai Antara AS-Iran

Jika benar terjadi, langkah ini akan jadi perubahan besar. Selat Hormuz selama ini jadi titik krusial karena dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia, serta berbagai komoditas penting lainnya.

Sejak Februari 2026, Iran telah membatasi akses selat itu akibat dari serangan Israel dan AS. Hanya kapal yang mendapat izin yang bisa melintas, sementara arus perdagangan global ikut terganggu dan harga energi melonjak.

Namun, Iran langsung membantah keras klaim tersebut. Juru bicara markas pusat militer Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa tidak ada kapal AS yang masuk seperti yang disebutkan.

“Klaim komandan CENTCOM terkait pendekatan dan masuknya kapal-kapal Amerika ke Selat Hormuz dengan tegas dibantah,” katanya. “Izin melintas dan pergerakan setiap kapal berada di tangan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran,” tambahnya.

BACA JUGA:Dari Mediator ke Tatap Muka: AS-Iran Mulai Negosiasi Langsung di Islamabad

BACA JUGA:Update Perundingan Islamabad: Iran Adukan Sikap Mencla-Mencle AS ke Pakistan

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga memberi peringatan tegas. Mereka menyatakan akan “merespons dengan keras” jika benar ada kapal militer asing yang mencoba melintas tanpa izin.

Di sisi lain, Direktur South Asian Strategic Stability Institute Maria Sultan menilai pergerakan bebas kapal AS di selat itu hampir mustahil tanpa persetujuan Teheran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: