Lemper Ayam Masih Selalu Disukai, Begini Tips Membuatnya Agar Tidak Cepat Basi

Sabtu 11-04-2026,15:09 WIB
Reporter : Akmelia Rabbani
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Lemper merupakan jajanan tradisional Indonesia yang dikenal semua generasi. Rasanya yang familiar dan kemasannya yang khas membuat jajanan ini selalu disukai dari masa ke masa.

Gurihnya beras ketan yang diberi isian abon atau daging ayam cincang, lalu dibungkus rapi daun pisang, membuat lemper terlalu sayang untuk diabaikan.

Kendati mendapatkan lemper ayam bukan hal yang sulit, membuatnya sendiri di rumah ternyata juga tidak repot. Prosesnya sederhana dan mudah diikuti.

Namun, jika tidak diolah dengan tepat, lemper cepat basi. Sebab, bahan utamanya adalah ketan yang memang tidak tahan lama, apalagi jika dicampur dengan santan. 

BACA JUGA:5 Makanan Tradisional Indonesia yang Ternyata Diadaptasi dari Makanan Belanda

BACA JUGA:Daftar Makanan Tradisional Indonesia yang Sukses Mendunia

Isian ayam pengolahannya dengan ditumis membuatnya cenderung lembap. Kondisi itulah yang membuat lemper menjadi cepat basi. 

Kendati demikian, dengan cara yang tepat, lemper buatan sendiri tetap lezat, nagih, dan tidak mudah basi meski disimpan lebih dari satu hari.

Cara Membuat Lemper agar Tidak Mudah Basi 

1. Aron dengan Benar


MENGARON beras ketan sebelum membuat lemper harus benar-benar diperhatikan agar lemper tidak cepat basi nantinya.-Huy Phan-Pexels

Salah satu kunci agar lemper lebih tahan lama terletak pada teknik mengaron atau proses pengukusan beras ketan yang tepat.

Proses ini dimulai dengan mengukus beras ketan hingga setengah matang terlebih dahulu. Setelah itu, ketan dicampur dengan santan hangat sambil diaduk hingga butirannya mengembang dan santan meresap.

BACA JUGA:5 Resep Makanan Tradisional Khas Bandung untuk Buka Puasa

BACA JUGA:5 Resep Makanan Tradisional Khas Jawa Tengah untuk Buka Puasa saat Ramadan 2025

Selanjutnya, adonan didiamkan sejenak hingga cairan santan terserap sempurna. Setelah itu, ketan kembali dikukus hingga matang sempurna dan bertekstur pulen.

Dengan teknik mengaron yang benar, lemper tidak hanya lebih lezat tetapi juga lebih tahan lama dan tidak mudah basi.

2. Masak Isian Hingga Kering

Agar lemper tidak cepat basi, penting untuk memastikan bagian isian dimasak hingga benar-benar kering. Isian yang terlalu berair dapat mempercepat proses pembusukan dan membuat tekstur lemper menjadi berlendir.

Isian yang lembap memicu lemper lebih cepat basi, terlebih karena sebagian lemper tidak melalui proses pengukusan ulang setelah dibentuk.

BACA JUGA:5 Makanan Tradisional Ramadan dari Berbagai Negara, Ada Sup dari Zaman Raja Firaun di Mesir

BACA JUGA:5 Makanan Tradisional Indonesia yang Ternyata Diadaptasi dari Makanan Belanda

Kategori :