Polisi Ungkap Kericuhan May Day di Bandung, Sebut Ulah Massa Serba Hitam
ricuhnya May Day Bandung yang disebut dipicu massa misterius berpakaian hitam menurut kepolisian.-disway.id/Fajar Ilman-
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat berakhir ricuh pada Jumat malam, 1 Mei 2026.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Tamansari dan sempat menimbulkan ketegangan di tengah situasi yang sebelumnya berlangsung kondusif.
Pihak kepolisian memastikan bahwa kericuhan bukan dilakukan oleh kelompok buruh yang memperingati May Day, melainkan oleh massa tak dikenal yang muncul menjelang malam hari dan memicu kekacauan di lokasi.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menyatakan tidak ada aksi demonstrasi besar dari kelompok buruh di wilayah Jawa Barat pada peringatan May Day tahun ini, justru penyampaian aspirasi dilakukan oleh mahasiswa di kawasan Jatinangor, Sumedang, serta sekitar Gedung DPRD Jawa Barat.
"Ternyata pada sore hari menjelang malam terlihat 150-an massa tidak dikenal, dengan ciri-ciri berpakaian hitam, menutup muka," ucap Rudi pada Sabtu, 2 Mei 2026, dikutip disway.id.
BACA JUGA:May Day 2026: Satu Tekad, Satu Tujuan, Perlu Orkestrasi Visi dan Sistem
BACA JUGA:May Day dan Ilusi Solusi: Saat Tuntutan Belum Menjadi Kebijakan
Polisi menduga kelompok tersebut telah merencanakan aksi kerusuhan sebelum tiba di lokasi, diperkuat dengan temuan sejumlah barang yang dibawa massa seperti botol berisi bahan bakar lengkap dengan sumbu yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.
Massa juga dilaporkan membawa berbagai benda keras untuk melakukan vandalisme yang mengakibatkan sejumlah fasilitas umum di kawasan Tamansari mengalami kerusakan.
Rudi menyatakan bahwa petugas di lapangan menyaksikan langsung aksi penyiraman bahan bakar disertai percobaan pembakaran oleh kelompok tersebut, serta mencatat beberapa kerusakan yang terjadi pada lampu merah.
"Tadi kami melihat melakukan penyiraman dan sebagainya, membawa botol yang sudah diisi juga minyak atau bahan bakar dengan sumbunya atau dengan kata lain itu molotov," ujarnya.
BACA JUGA:Peringati May Day 2026, Presiden Prabowo Resmikan Perpres Potongan Ojol Maksimal 8%
BACA JUGA:Prabowo Siap Umumkan Satgas PHK saat May Day 1 Mei 2026, Buruh Dilibatkan
Kericuhan May Day di Bandung langsung menyita perhatian publik karena terjadi saat peringatan Hari Buruh yang umumnya berlangsung tertib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: