HARIAN DISWAY - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, langsung meluapkan kekecewaannya usai kekalahan dari Bournemouth pada Sabtu malam WIB, 11 April 2026.
Sebagaimana diketahui, dalam momentum krusial itu, Arsenal takluk 1-2 di kandang sendiri. Mereka sudah tertinggal di menit ke-17 lewat gol Eli Junior Kroupi.
Viktor Gyokeres menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti pada menit ke-25. Namun, Alex Scott memastikan kemenangan Bournemouth pada pertengahan babak kedua. Tepatnya di menit ke-74.
"Ini sangat mengecewakan. Ini seperti pukulan telak bagi kami, dan sekarang yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi," kata Arteta, dikutip dari The Guardian.
BACA JUGA:Gabriel Martinelli Tolak Pergi dari Arsenal, Perjuangkan Posisi di Skuad Arteta
BACA JUGA:Arsenal Menang 1-0 atas Sporting CP: Kai Havertz Cetak Gol Penentu, David Raya Pahlawan!
Ia menegaskan bahwa situasi itu menjadi ujian mental bagi timnya di momen krusial musim. Ia menyoroti bagaimana Arsenal gagal bermain efektif, bahkan dari situasi yang seharusnya bisa dikendalikan.
"Saat mereka (Bournemouth, Red) kali pertama masuk ke kotak penalti, ada defleksi, kesalahan dari kami, dan langsung jadi gol. Itu harus kami perbaiki," sebutnya.
Reaksi Declan Rice usai Arsenal kalah di kandang 1-2 oleh Bournemouth dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-32, Sabtu 11 April 2026-Justin Setterfield-Getty Images
Di atas lapangan, Arsenal memang terlihat tumpul. Satu-satunya gol mereka dicetak oleh Viktor Gyokeres melalui titik putih. Sementara dari permainan terbuka mereka hampir tidak menciptakan ancaman berarti.
Dari total expected goals (xG) sebesar 2,2, hanya sebagian kecil yang berasal dari open play. Menandakan kurangnya kreativitas dan efektivitas serangan. Sebaliknya, Bournemouth tampil lebih tajam dalam memanfaatkan peluang.
BACA JUGA:Sporting CP vs Arsenal 0-1: Gol Injury Time Havertz Selamatkan The Gunners
BACA JUGA:Arsenal Goyah di Momen Krusial, Mental Skuad Arteta Dipertanyakan
Gol dari Junior Kroupi dan Alex Scott menunjukkan bagaimana mereka lebih siap dalam momen penting. Arsenal justru melakukan beberapa kesalahan yang tidak biasa, terutama dalam bertahan.
Dengan hasil ini, Arsenal sudah menelan tiga kekalahan dari empat laga di semua ajang. Jumlah yang sama dengan total kekalahan mereka di puluhan laga sebelumnya musim ini. Kondisi itu jelas menjadi peringatan serius dalam persaingan gelar.