Simeone juga menyinggung faktor fisik sebagai salah satu penyebab performa tim menurun, terutama di perpanjangan waktu. Jadwal padat, termasuk pertandingan melawan Barcelona beberapa hari sebelumnya, memengaruhi kondisi pemain.
"Setelah bermain 90 menit melawan Barcelona beberapa hari lalu, wajar jika tim mengalami penurunan di extra time. Meski begitu, saya pikir kami tetap bermain cukup baik," ujar Simeone.
Ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilai sudah memberikan segalanya di lapangan. "Para pemain sudah memberikan semua yang mereka punya. Itu memberi saya sedikit ketenangan," tambahnya.
Terkait keputusan mengganti Ademola Lookman, Simeone menjelaskan bahwa ia ingin mengubah pendekatan serangan dengan memasukkan Alexander Sorloth.
BACA JUGA:Rating Pemain Atletico Madrid Usai Tumbangkan Barcelona 0-2: Musso dan Alvarez Terbaik
BACA JUGA:Diego Simeone Tentang Barcelona di Bawah Hansi Flick: Mereka Tim Favorit Saya!
Ia merasa, dengan memasang Sørloth di depan, mereka akan bisa menciptakan lebih banyak peluang. Karena Julian Alvarez bisa mengambil peran Adeloma Lookman, dan Alex Baena digeser ke kiri. Meski demikian, hasil akhir tetap tidak berpihak.
Simeone pun tak ingin langsung memikirkan pertandingan lain. Dalam waktu 11 hari dari sekarang, mereka harus menghadapi Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions.
"Aku tidak memikirkan Arsenal sekarang. Kekalahan ini sangat menyakitkan," kata Simeone. "Kami ingin menang, tapi gagal. Tapi semua sudah memberikan yang terbaik," lanjutnya.
Ia juga menutup dengan pesan singkat soal fans. "Suporter butuh kemenangan, bukan pesan atau kata-kata hiburan," tukasnya.
Simeone melihat timnya tampil kompetitif dan penuh semangat. Namun, kurangnya ketajaman di momen krusial serta kegagalan dalam adu penalti membuat Atletico Madrid harus mengubur harapan meraih trofi Copa del Rey musim ini. (*)