HARIAN DISWAY - Cat mobil putih memang memiliki daya tarik tersendiri. Terlihat elegan, bersih, dan timeless.
Tapi di balik tampilannya yang “aman”, warna putih justru paling rentan mengalami chalking. Yaitu kondisi ketika permukaan kucing berubah kusam, kasar, bahkan menguning akibat paparan sinar matahari berlebih.
Fenomena itu umum terjadi di negara tropis seperti Indonesia. Anda sudah tahu, intensitas sinar UV tinggi. Bahkan hampir sepanjang tahun.
Jika dibiarkan, tampilan mobil bisa terlihat tua sebelum waktunya. Lalu, bagaimana cara merawat mobil putih agar tetap kinclong?
BACA JUGA: Beralih ke CNG, Cara Cerdas Tekan Biaya BBM Mobil Harian
BACA JUGA: Perawatan Kendaraan setelah Perjalanan Jauh: Tips Wajib Biar Motor dan Mobil Tetap Prima Usai Mudik
Musuh Utama: Sinar UV dan Oksidasi
Paparan sinar ultraviolet mempercepat proses oksidasi pada lapisan clear coat. Ketika lapisan pelindung itu rusak, pigmen putih di bawahnya mulai bereaksi dengan udara dan kotoran. Itu memicu perubahan warna menjadi korosi.
Perawatan rutin dapat menjaga cat mobil putih tetap kinclong dan mencegah perubahan warna menjadi menguning.--Freepik
Cuci Mobil Secara Rutin, Tapi Jangan Asal
Membersihkan mobil bukan sekadar menyiram dengan air. Gunakan sampo khusus mobil dengan pH netral. Tujuannya agar tidak merusak lapisan pelindung. Hindari sabun cuci piring. Karena sifatnya yang terlalu keras.
Waktu terbaik mencuci mobil adalah pagi atau sore hari. Itu dilakukan untuk menghindari penguapan cepat yang bisa meninggalkan noda udara.
Gunakan Wax atau Sealant Secara Berkala
Wax berfungsi sebagai lapisan pelindung tambahan dari sinar UV. Aplikasikan minimal 1-2 bulan sekali. Alternatif yang lebih tahan lama adalah paint sealant atau coating. Itu mampu memberikan perlindungan hingga beberapa bulan bahkan tahun.
BACA JUGA: 7 Panduan Menjaga Kesehatan Baterai Mobil Listrik (EV) Biar Awet Bertahun-tahun!
BACA JUGA: Stres saat Macet? Ini Aromaterapi Mobil yang Bisa Menenangkan Pikiran