Simak lirik "Georieseo doldaga doraga studio dan Cookin' up 'til we get stinky". Mereka bilang, menggarap lagu sampai studio bau keringat bukanlah barisan kata puitis. Melainkan representasi nyata dari proses pembuatan lagu REDRED.
James mengungkapkan bahwa semua anggota ikut menulis dan memproduksi musiknya secara bersama sama. Bahkan, Martin bilang bahwa mereka mencurahkan seluruh jiwa ke dalam proses mixing hingga menemukan suara yang paling memuaskan.
BACA JUGA:Lirik dan Terjemahan Lagu FaSHioN milik CORTIS, Pop Hip-Hop Santai Penuh Gaya
BACA JUGA:Bedah Perbedaan CORTIS dengan BTS, dan TXT, Generasi Baru BigHit Usung Musik Futuristik!
James menambahkan bahwa mereka sengaja mempertahankan elemen suara yang sedikit kasar dan terkesan pecah untuk memberikan nuansa yang segar dan jujur.
Kesan blak-blakan itu diperkuat dengan pemilihan lokasi music video. "Kami memilih merekam video di restoran tradisional yang sudah tua, untuk menonjolkan orisinalitas khas Korea yang membumi," kata Seonghyeon.
Keberanian CORTIS tampil beda rupanya berbuah manis. Terbukti, angka prapemesanan album mereka tercatat sudah menembus lebih dari dua juta kopi. Jadi bukti bahwa pesan provokatif mereka diterima sangat antusias oleh COER, penggemar mereka.
Melalui REDRED, CORTIS mengajak fans pendengar untuk berani menepis rasa ragu dan tidak terjebak dalam ekspektasi dunia yang membosankan. Sebuah awal yang menjanjikan untuk mini album GREENGREEN. Seru, bukan? (*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Sastra Inggris, UTM.