HARIAN DISWAY - Musim haji dan umrah selalu menghadirkan pertanyaan yang sama: bolehkah memakai produk perawatan seperti sunscreen dan lip balm saat ihram?
Di tengah cuaca panas ekstrem di Makkah, kebutuhan menjaga kulit dan bibir tetap sehat jadi hal yang tak bisa diabaikan.
Anda sudah tahu, dalam kondisi ihram, jamaah memang diwajibkan menjaga larangan-larangan tertentu. Seperti tidak memakai wewangian, tidak memotong rambut.
Serta tidak menggunakan pakaian berjahit (bagi laki-laki). Namun, bagaimana dengan produk perawatan kulit?
BACA JUGA:Alasan Bibir Tetap Kering Meski Sudah Pakai Lip Balm dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Daftar Barang Bawaan Haji 2026 yang Dilarang Masuk Kabin Pesawat dan Aturan Terbaru Berat Koper Bagasi
Para ulama menjelaskan, penggunaan sunscreen pada dasarnya diperbolehkan. Selama tidak mengandung parfum atau wewangian. Tujuan utamanya adalah melindungi kulit dari paparan sinar matahari, bukan untuk berhias.
Mengetahui jenis sunscreen berdasarkan teksturnya akan membantu Anda menemukan produk yang sesuai dengan jenis kulit. --Pinterest
Dalam kaidah fikih, hal yang bersifat menjaga kesehatan termasuk kebutuhan yang dibolehkan. Hal serupa juga berlaku untuk lip balm.
Bibir yang kering dan pecah-pecah bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Bahkan luka. Karena itu, penggunaan lip balm tanpa aroma atau rasa yang mencolok umumnya diperbolehkan. Selama tidak melanggar larangan ihram.
Namun, penting untuk memperhatikan komposisi produk. Banyak sunscreen dan lip balm di pasaran yang mengandung fragrance.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, M Irfan Yusuf dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Banten di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu 22 April 2026. --Tangkapan Layar
BACA JUGA:Mengenal SPF dan PA pada Sunscreen, Kunci Perlindungan Kulit dari Sinar UVA dan UVB
Di situlah jamaah perlu lebih teliti. Pilih produk dengan label fragrance-free atau tanpa pewangi untuk menghindari pelanggaran.