Jatim Surplus Beras, Cadangan Pangan Melimpah hingga Mei 2026

Rabu 22-04-2026,14:13 WIB
Reporter : Edi Susilo
Editor : Noor Arief Prasetyo

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Provinsi Jawa Timur kembali mempertegas posisinya sebagai lumbung pangan nasional. Jatim memastikan produksi Jatim tetap aman di tengah musim El Nino panjang tahun ini, Rabu, 22 April 2026.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi di Jawa Timur pada periode Januari hingga Mei 2026 diprediksi mengalami kenaikan signifikan sebesar 2,3 persen. Jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jatim Heru Suseno mengungkapkan, bahwa tren positif ini menjadi modal kuat bagi Jatim dalam menghadapi tantangan iklim, fenomena El Nino panjang. Menurutnya, peningkatan produksi ini berbanding lurus dengan ketersediaan cadangan pangan yang saat ini sangat mencukupi.

"Produksi kita per Mei ini sudah mencapai cadangan di angka 1,2 juta ton,” kata Heru. Jika melihat tren dari BPS, kenaikan 2,3 persen tersebut akan memberikan optimisme bahwa ketahanan pangan Jatim sangat terjaga.

BACA JUGA:Mentan Arman Dorong BUMN Pangan Jadi Motor Swasembada Pangan Nasional

BACA JUGA:Prabowo Bidik Swasembada Protein Setelah Beras

Heru menjelaskan bahwa kebutuhan konsumsi beras untuk seluruh wilayah Jatim berada di angka 3,5 juta ton per tahun. Sementara itu, total produksi tahunan Jawa Timur rata-rata mampu menembus angka di atas 6 juta ton.

Pada tahun 2025 saja, tercatat produksi mencapai 6,04 juta ton. Dengan angka tersebut, Jatim memiliki surplus atau kelebihan stok hingga 50 persen dari total kebutuhan lokal.

Kelebihan produksi ini tidak hanya disimpan, tetapi juga didistribusikan untuk menyokong kebutuhan pangan di daerah lain di Indonesia. Selain itu, sebagian besar dialokasikan sebagai Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Saat ini, tercatat ada 895 ton cadangan pangan yang tersimpan aman di gudang-gudang Bulog, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Jawa Timur sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Sisanya kita kirim ke luar daerah dan sebagian masuk ke cadangan pangan pemerintah," tambahnya.

BACA JUGA:Beras 4,9 Juta Ton: Rekor Sejarah di Tengah El Nino, Bukti Kedaulatan Pangan Indonesia

BACA JUGA:Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman Hadapi El Nino 'Godzilla', Cadangan Beras Melimpah Hingga 2027

Guna menjaga stabilitas produksi sepanjang tahun 2026, DPKP Jatim juga menargetkan perluasan Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi 13,8 juta hektare. Angka tersebut meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 13,4 juta hektare. Dengan penambahan luas tanam sekitar 400 ribu hektare ini, diharapkan Jawa Timur tetap menjadi tulang punggung pangan nasional hingga akhir tahun. (*)

Kategori :