Ia menjelaskan, kebuntuan hubungan AS dan Iran turut memicu lonjakan harga minyak dunia, yang berisiko membebani fiskal Indonesia sebagai negara net importir. Kondisi tersebut dinilai dapat memperlebar defisit anggaran dan menambah tekanan terhadap rupiah.
Dengan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.280 hingga Rp17.340 per dolar AS pada perdagangan hari ini, dengan kecenderungan masih berada di bawah tekanan. (*)
*) Lailatul Arifah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.