MOJOKERTO, HARIAN DISWAY – PDI Perjuangan Kota Mojokerto mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Salah satu strateginya adalah memperkuat peran kader muda dalam struktur kepengurusan.
Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono menilai meningkatnya partisipasi generasi muda menjadi modal penting untuk mendongkrak kekuatan elektoral partai.
“Dinamika di Kota Mojokerto luar biasa. Kader muda semakin aktif dan banyak yang ingin bergabung. Ini menjadi energi baru untuk memperkuat partai,” ujar Deni dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP se-Kota Mojokerto di De Resort Hotel, Jumat, 24 April 2026.
BACA JUGA:Semangat Kartini Jadi Inspirasi DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Rawat Budaya Bumi Mojopahit
Menurut Deni, regenerasi di tingkat akar rumput akan sangat menentukan hasil kontestasi politik ke depan, baik legislatif maupun eksekutif.
“Tujuan akhirnya jelas, menambah kursi wakil rakyat dan memenangkan kepala daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, kaderisasi dilakukan secara terstruktur melalui proses musyawarah dan uji kapasitas, sehingga menghasilkan kader yang siap secara organisasi dan politik.
BACA JUGA:Program BERJUALAN DPC PDIP Kota Batu Sasar Warga yang Luput dari APBD
BACA JUGA:Musancab Trenggalek di Hari Kartini, PDIP Pastikan Keterwakilan 30 Persen Perempuan
Komposisi kepengurusan juga diarahkan lebih inklusif, dengan target minimal 30 persen perempuan dan 20 persen kader muda.
“Ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari desain besar regenerasi partai,” jelas Deni.
Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo langsung menginstruksikan percepatan Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat kelurahan usai Musancab.
Langkah ini bertujuan memastikan konsolidasi partai berjalan hingga level paling bawah.
BACA JUGA:Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029