Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. Meski banyak yang datang sendiri dan tampak canggung, suasana perlahan mencair. “Awalnya malu-malu. Tapi akhirnya bisa dapat teman baru dan jadi lebih percaya diri,” ungkap Jessica.
Chessy Li (tengah) sebagai peserta workshop yang memenangkan The Kartini Legacy Muse-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
Chessy Li, salah seorang peserta, merasakan langsung dampak positif dari kegiatan itu. “Event hari ini sangat luar biasa. Perempuan harus percaya diri dengan kegiatan positif untuk masa depan,” ujarnya kepada Harian Disway.
Workshop yang sekaligus dalam rangka peringatan Hari Kartini itu, Chessy menjadi salah satu peserta yang memenangkan penghargaan The Kartini Legacy Muse.
Padahal, dia baru pertama kali membuat matcha. “Kesulitannya di teknik mengaduk. Tapi overall tetap seru. Kalau makeup, aku sangat menikmati. Karena sudah terbiasa,” ungkapnya.
BACA JUGA:Watercolor Workshop Pungkasi Creative Space 2026 di Universitas Ciputra Surabaya
BACA JUGA:Workshop Teh Elixir Dilmah Surabaya dan Cara Membuat Teh Koktail ala Mixologist Profesional
Bagi Chessy acara itu juga menjadi momentum untuk tampil lebih percaya diri. “Jangan pernah malu untuk melakukan hal baik untuk diri kita,” pesannya.
Para peserta yang hadir saat peragaan fashion show dengan gaya dan ekspresi kepercayaan diri masing-masing-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
Selain workshop, acara itu ditutup dengan fashion show. Itu menjadi ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kepercayaan dirinya.
Acara itu juga menjadi ruang refleksi bagi perempuan. Mereka dapat berhenti sejenak dari hiruk pikuk keramaian.
Jessica pun menutup dengan pesan yang kuat. “Kita harus cari waktu untuk jeda, untuk refleksi diri, supaya bisa menjadi versi terbaik dari diri kita,” tuturnya. (*)
*) Peserta Maganghub Kemnaker RI.