Kreativitas Perempuan di WOMENAIR 2026, Dari Melukis hingga Rangkai Bunga

Kreativitas Perempuan di WOMENAIR 2026, Dari Melukis hingga Rangkai Bunga

Peserta memegang bunga yang akan dirangkai di workshop Womenair 2026 pada Sabtu, 9 Mei 2026-Adinda Rahmatanti-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Gedung Nano Kampus C Universitas Airlangga (Unair) ramai didatangi pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Tepatnya pukul 13.15 hingga 15.00 WIB, di lantai 5 dan 9, terdapat gelaran workshop bertajuk WOMENAIR 2026.

Acara itu mengajak para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan berbagai komunitas perempuan untuk sejenak menuangkan kreativitas seni.

Mereka berkegiatan melukis pouch dan merangkai bunga. Tampak hadir Koordinator Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Bidang SDGs Unair, dr. Brian Eka Rachman.


Peserta mulai melukis tas di workshop Womenair 2026 pada Sabtu, 9 Mei 2026-Adinda Rahmatanti-

BACA JUGA:Retrofit dan Carbon Credit Antarkan Mahasiswa Manajemen Unair Juarai National Mini Case Competition

BACA JUGA:Healing Staf Perpustakaan Unair ke Semarang (1): Kota Lama, Revitalisasi Warisan Kolonial yang Ikonik

Ia menjelaskan bahwa kedua agenda tersebut dipilih karena selaras dengan tema Transformasi Perempuan yang Berdaya dan Berbudaya.

"Melalui proses kreatif, perempuan diajak untuk lebih percaya diri, berani mengekspresikan diri, sekaligus tetap membawa nilai seni dan budaya dalam karya yang dihasilkan," ungkap Brian kepada Harian Disway, 13 Mei.

Pada workshop melukis pouch, para peserta diajak untuk memanfaatkan warna primer Kemudian dicampur guna menciptakan warna sekunder. Dalam melukis, cat harus dioleskan sedikit secara bertahap.

Suasana di ruangan tersebut tampak cair. Salah seorang peserta dari Komunitas Gaspol Ani Wahyu mengaku menikmati momen itu.

BACA JUGA:Seminar Kartini Fest Unair Dorong Perempuan Percaya Diri dalam Memimpin, Dampak Nyata Kesetaraan

BACA JUGA:Kembali ke Masa Kecil Lewat Warna, Workshop Mewarnai di Kartini Fest Unair Jadi Terapi Emosional

"Hari ini sangat membahagiakan," ujar Ani sambil menunjukkan pouch dengan lukisan karyanya yang didominasi warna peach.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: