Kembali ke Masa Kecil Lewat Warna, Workshop Mewarnai di Kartini Fest Unair Jadi Terapi Emosional
Kembali ke Masa Kecil Lewat Warna, Workshop Mewarnai di Kartini Fest Unair Jadi Terapi Emosional-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Di tengah ritme hidup yang semakin padat, aktivitas sederhana seperti mewarnai dan melukis justru menemukan relevansinya kembali.
Itu dapat dilihat dalam sebuah workshop kreatif di acara Kartini Fest. Berlangsung di Universitas Airlangga, 24 April 2026.
Workshop itu menghadirkan pengalaman berkarya. Sekaligus menjadi ruang untuk menenangkan diri. Juga mengekspresikan emosi yang tak bisa digambarkan dengan kata.
Revadra Delaniera Sofia, peserta workshop melukis, mengungkapkan bahwa dirinya tertarik denga hal-hal artistik. “Aku suka painting, drawing. Meskipun aku jarang membuat karya seperti itu,” ujarnya.
BACA JUGA:Workshop Tin Case Decorating di Kartini Fest Unair Padukan Kreativitas, Organizing, dan Healing
BACA JUGA:Workshop Photo Frame Decorating Ubah Kenangan Jadi Karya Personal

Revadra Delaniera Sofia bersama hasil karya lukisannya yaitu ikan koi -Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
Baginya, workshop itu menjadi wadah baru untuk menyalurkan perasaan yang tak bisa ia ungkapkan. “Tak bisa dikatakan, jadi digambar saja," ujar perempuan 20 tahun itu, kemudian tersenyum.
Inspirasi karya pun datang dari hal sederhana. Ia memilih menggambar ikan koi. Sebelumnya, dia mencari referensi dari Pinterest.
Meski begitu, prosesnya tidak selalu mudah. Dia sempat mengalami kesulitan saat pewarnaan. “Saat diberi warna jadi kurang bagus. Ketika warnanya dihapus, jejak warna sebelumnya masih ada. Itu sulitnya menggunaan cat air," katanya.
Namun di balik tantangan tersebut, pengalaman melukis justru terasa menenangkan. “Ini sangat melegakan banget. Memberikan waktu untuk tenang. Dan bikin kita bisa berpikir kreatif di tengah kesibukan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Workshop Anggrek Kertas di Surabaya, Dari Simbol Keindahan ke Karya Handmade
BACA JUGA:Workshop Pipe Flowers jadi Ajang Ekspresi Seni Pengunjung Swarabaya Fest di Balai Pemuda
Sementara itu dari Radinka Frisia Mulia, pemateri, menjelaskan bahwa workshop itu dirancang sebagai ruang healing dengan konsep sederhana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: