KBS–iZoo Jepang Teken MoU, Sepasang Komodo Dipinjamkan untuk Program Breeding

Rabu 29-04-2026,19:06 WIB
Reporter : Amelia Puspa Ningrum*
Editor : Noor Arief Prasetyo

BACA JUGA: Heboh Penggeledahan KBS, Eri Cahyadi Bongkar Masalah Sejak 2013

BACA JUGA: 25,4 Juta Wisatawan Berkunjung ke Surabaya Selama Setahun, KBS, Ampel, dan Kota Lama Jadi Primadona

Penandatanganan MoU dilakukan secara simbolis di atas panggung. Kedua pimpinan lembaga menandatangani dokumen kerja sama disaksikan para tamu.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi turut hadir. Dalam sambutannya, ia berharap kerja sama itu bisa terus berlanjut dan memberi dampak bagi kedua negara. 


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berfoto bersama Direktur Operasional dan umum KBS, Nurika Widyasanti, S. T, Direktur iZoo, Tsuyoshi Shirawa, serta jajaran usai penandatanganan kerja sama konservasi komodo di KBS, Rabu 29 April 2026.-Rosyidah Ariyati -Harian Disway

Insyaallah ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi Kebun Binatang Surabaya. Dan saya juga berharap program ini dapat memberi dampak untuk kebun binatang di Jepang, sehingga makin banyak orang datang berkunjung," kata kader PDIP tersebut.

Setelah prosesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan zoo tour. Direktur iZoo, Tsuyoshi Shirawa bersama perwakilan KBS, zoo keeper, serta awak media berkeliling melihat langsung area kandang komodo.

BACA JUGA: 8,8 Juta Orang Padati Destinasi Wisata di Jatim, KBS Menjadi Yang Tertinggi

BACA JUGA: BACA JUGA:Parade Satwa

Rombongan diajak menuju kandang komodo. Di sana, zoo keeper memperlihatkan bagaimana jika komodo diberi makan. Saat itu, salah satu hewan yang dilindungi tersebut diberi makan satu ekor kambing. 

Dalam sesi itu, Tsuyoshi terlihat aktif bertanya mengenai proses perawatan dan pengembangbiakan komodo.

Zoo tour menjadi penutup rangkaian acara hari itu. Kerja sama itu diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian komodo, tetapi juga mempererat hubungan Indonesia dan Jepang. (*)

*) Peserta Magang Kemnaker RI

 

Kategori :