Di sisi lain, Razr Fold menawarkan keunggulan dalam kapasitas RAM dan penyimpanan yang lebih besar. Namun, performa chipset dinilai masih sedikit di bawah pesaingnya. Sehingga itu bisa jadi pertimbangan bagi konsumen.
Dilansir Phone Arena, pengamat menilai Motorola kemungkinan perlu memberikan potongan harga setelah peluncuran. Demi meningkatkan daya saing.
Jika harga turun ke kisaran 1.600 dolar AS atau sekitar Rp26 juta, perangkat itu berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen foldable premium.
BACA JUGA:Motorola Edge 60 Fusion: Handphone 5 Jutaan Dengan Spesifikasi Gahar
BACA JUGA:Moto Edge 60 Fusion: Ponsel Motorola Rp 5 Jutaan yang Cocok untuk Kreator Visual
Dengan kombinasi desain dan spesifikasi tinggi, Razr Fold tetap menjadi salah satu perangkat yang patut diperhitungkan di pasar smartphone lipat global tahun ini. (*)