Kiper Andriy Lunin harus bekerja keras, termasuk melakukan penyelamatan penting dari sundulan Leandro Cabrera menjelang turun minum.
Sempat terjadi momen kontroversial ketika Omar El Hilali mendapat kartu merah karena pelanggaran terhadap Vinícius, namun setelah tinjauan VAR, keputusan diubah menjadi kartu kuning.
BACA JUGA:Real Madrid vs Alaves 2-1, Kemenangan Pertama Los Blancos di Bulan April
BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid yang Disingkirkan Bayern dari Liga Champions, Camavinga Berapa?
Babak pertama pun berakhir tanpa gol, 0–0, dengan kedua tim masih memiliki peluang untuk menang. Memasuki babak kedua, Real Madrid mulai mengambil alih kendali permainan secara perlahan.
Pergantian pemain memberikan dampak positif, terutama dengan masuknya Gonzalo Garcia dan Franco Mastantuono. Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-55.
Selebrasi Vinicius Jr (kiri) usai buka keunggulan Real Madrid atas Espanyol dalam laga La Liga 2025/2026 jornada ke-34, Senin 4 Mei 2026--Getty Images
Vinicius Junior menunjukkan kualitas individunya dengan melakukan penetrasi dari sisi kiri, berkombinasi dengan Gonzalo Garcia, sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang. Gol ini menjadi titik balik bagi Madrid.
Setelah unggul, Madrid semakin percaya diri dalam menyerang. Espanyol sempat mencoba membalas melalui beberapa peluang, termasuk dari Antoniu Roca dan Ramon Terrats, tetapi penyelesaian mereka masih kurang maksimal.
BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid yang Ditahan Imbang Girona 1-1, Mbappe Jeblok!
BACA JUGA:Real Madrid vs Girona 1-1, Los Blancos Makin Jauh dari Barcelona
Gol kedua Madrid datang pada menit ke-66. Kali ini, kerja sama apik antara Jude Bellingham dan Vinícius menjadi kunci.
Bellingham memberikan umpan backheel yang cerdas, disambut oleh Vinícius dengan tembakan keras ke sudut atas gawang. Skor berubah menjadi 2–0.
Selebrasi Vinicius Jr usai gandakan keunggulan Real Madrid atas Espanyol dalam laga La Liga 2025/2026 jornada ke-34, Senin 4 Mei 2026--Getty Images
Setelah itu, Madrid mulai mengontrol tempo permainan. Espanyol masih mencoba menekan, namun intensitas serangan mereka menurun seiring berjalannya waktu. Beberapa peluang memang tercipta, tetapi tidak cukup membahayakan gawang Lunin.
Di menit-menit akhir, Madrid hampir menambah gol melalui peluang Jude Bellingham dan Mastantuono, tetapi kiper Marko Dmitrovic tampil cukup baik untuk menggagalkan usaha tersebut.