Selain teknologi VALD, para campers juga menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang didukung Hermina Group. Mencakup komposisi tubuh hingga pemeriksaan muskuloskeletal yang sangat detail.
Yang membuat MCU tahun ini terasa lebih efisien adalah konfirmasi langsung terhadap riwayat cedera yang sudah diisi setiap campers sebelum tiba.
"Kami melakukan pemeriksaan lebih spesifik dan detail bagi campers yang memiliki catatan riwayat operasi atau cedera tertentu. Teman-teman dari Hermina membantu memastikan apakah mereka siap untuk mengikuti intensitas kamp yang tinggi selama enam hari ke depan," tambah dr. Tommy.
Bagi tim kepelatihan, semua data itu bukan sekadar dokumen medis. Itu adalah kompas.
"Alat-alat baru ini sangat membantu kami melakukan kontrol ke campers, terutama untuk melihat potensi cedera dan efektivitas gerak mereka," ungkap Coach Ibnu Zakaria Dwinanda, Head Coach DBL Academy.
Di DBL Camp 2026, tidak ada yang masuk ke lapangan tanpa terlebih dahulu diketahui kondisi tubuhnya. Karena sebelum bicara soal siapa yang paling berbakat, ada pertanyaan yang lebih penting: siapa yang paling siap? (*)