Sekolah harus menjadi ruang membentuk martabat manusia. Bukan sekadar mesin pencetak tenaga kerja. Sekolah bukan hanya mengajarkan ilmu. Tapi, juga membentuk karakter siswa untuk menghadapi masa depan.
Mungkin itu sebabnya pengalaman tentang tukang parkir dan ibu lansia di Jogja terasa membekas. Persoalannya bukan Rp6 ribu kembaliannya. Tetapi, ada pesan sosial yang diam-diam terasa kuat.
Bahwa modal sosial sangat penting untuk membentuk mentalitas warga. Karena itu, perlu diarusutamakan. Dalam pekerjaan paling sederhana pun, manusia tetap bisa menjaga harga dirinya. (*)