Saat ini, Jawa Timur tercatat memiliki 448 rumah sakit. Jumlah itu menjadikan provinsi ini sebagai salah satu daerah dengan kapasitas layanan kesehatan terbesar di Indonesia.
BACA JUGA:Khofifah Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Inovasi
BACA JUGA:91,46 Persen Lulusan SMK Jatim Terserap Kerja, Khofifah Sebut Link and Match Makin Efekti
Khofifah menegaskan, peningkatan jumlah rumah sakit harus diikuti penguatan kualitas layanan dan pemanfaatan teknologi modern. Utamanya, yang berkaitan dengan keselamatan pasien.
Selain itu, Khofifah menyoroti pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk alat kesehatan. Menurutnya, industri kesehatan nasional harus terus diperkuat agar mampu bersaing sekaligus mengurangi ketergantungan impor.
“Layanan kesehatan kita harus semakin berkualitas, makin kompetitif, dan memberikan keunggulan kompetitif maupun komparatif,” tegasnyi.
Ketua PERSI Jawa Timur dr. Bangun T. Purwaka mengatakan, pameran tersebut menjadi sarana memperlihatkan perkembangan teknologi kedokteran di Indonesia, khususnya Jawa Timur.
Menurutnya, kemajuan teknologi kesehatan harus tetap berjalan beriringan dengan aspek mutu pelayanan dan keselamatan pasien. (*)