Penyakit itu umumnya menyerang kucing paruh baya hingga lanjut usia. Gejalanya sering kali menyerupai penyakit ginjal kronis.
DETEKSI DINI pada kucing dapat memperpanjang masa hidup anabul tersebut.- My Feline Buddy-Pinterest
Namun, terdapat satu tanda khas yang sering ditemukan. Yakni nafsu makan yang sangat tinggi. Meskipun berat badan terus menurun.
BACA JUGA:Mudik Bawa Kucing? Ini 7 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Berangkat
BACA JUGA:5 Manfaat Tidur Bersama Kucing, Bikin Lebih Nyaman dan Tenang
Selain itu, hipertiroidisme juga dapat menyebabkan detak jantung yang sangat cepat, tekanan darah tinggi, hingga kerusakan organ lain seperti jantung dan ginjal.
Kabar baiknya, penyakit itu memiliki tingkat keberhasilan pengobatan yang cukup tinggi. Penanganan dapat dilakukan melalui pemberian obat.
Juga operasi pengangkatan kelenjar tiroid, terapi radioiodin, atau penggunaan diet khusus yang diresepkan dokter hewan.
3. Diabetes Mellitus
Obesitas pada kucing tidak hanya mengganggu penampilan. Tetapi juga meningkatkan risiko diabetes mellitus.
BACA JUGA:Hujan Deras dan Petir Bikin Kucing Stres? Begini Cara Menenangkannya
BACA JUGA:Kucing Tak Nyaman karena Ringworm, Bahan-Bahan Alami ini Ampuh untuk Melenyapkan
Penyakit itu terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah cukup. Atau mengalami resistensi terhadap hormon tersebut.
Akibatnya, kadar gula darah meningkat. Lalu memunculkan berbagai gejala. Seperti sering buang air kecil, rasa haus berlebihan, penurunan atau peningkatan nafsu makan secara drastis, muntah, tubuh lemas, hingga perubahan cara berjalan.
Pada beberapa kasus, napas kucing juga dapat mengeluarkan aroma menyerupai aseton. Jika tidak segera ditangani, diabetes dapat berkembang menjadi komplikasi serius yang mengancam nyawa.
Penanganan diabetes pada kucing umumnya membutuhkan suntikan insulin dua kali sehari, perubahan pola makan menjadi tinggi protein dan rendah karbohidrat, serta pemantauan kadar gula darah secara rutin.
JANGAN ABAIKAN perubahan perilaku pada kucing. Sebab, kucing sering kali tidak menunjukkan tanda sakit secara jelas.-Marie Pirner-pexels.com