Menghitung Harga Sebuah Demonstrasi Mahasiswa

Selasa 23-06-2026,19:04 WIB
Oleh: Suryanto*

Maka mahasiswa harus menjaga modalnya yang paling mahal: legitimasi moral. Boleh miskin uang. Jangan miskin integritas. Boleh kalah jumlah. Jangan kalah nurani. Boleh aksi tertunda. Jangan suara tergadai.

Sebuah aksi memang bisa batal karena banyak alasan. Karena hujan. Karena strategi berubah. Karena tuntutan sudah dijawab. Karena massa tidak siap. Karena keamanan tidak memungkinkan.

Tapi jangan karena amplop. Sebab begitu aksi bisa dibatalkan dengan amplop, pertanyaan paling menyedihkan akan terus mengikuti. Bukan lagi: apa tuntutan mahasiswa? Melainkan: Berapa harganya? Dan hal itu akan merusak integritas mahasiswa bila dugaan menerima uang benar.

*) Guru Besar Psikologi Sosial Fakultas Psikologi Unair dan Rektor Universitas 45 Surabaya 2025-2029.

Kategori :