Mengungsi dari Rumah Sendiri

Rabu 24-06-2026,10:33 WIB
Oleh: Nita Citrasari*

Karena itu, menjaga rumah tidak cukup dilakukan ketika bencana datang. Ia harus dimulai jauh sebelumnya, melalui pengurangan timbulan sampah, penggunaan kembali barang yang masih bernilai guna, serta pola produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab. 

Sebab, tidak ada seorang pun yang bercita-cita menjadi pengungsi. Tidak ada yang membangun rumah sambil membayangkan bahwa suatu hari ia harus meninggalkannya. Rumah bukan sekadar bangunan. Rumah adalah tempat seseorang merasa aman untuk pulang, tempat kenangan disimpan, dan sebagian hidup kita tinggal. 

Ternyata, menjaga rumah tidak selalu dimulai dengan sebuah teknologi tinggi. Kadang ia dimulai dari keputusan sederhana tentang apa yang kita beli, gunakan, dan buang setiap hari. Jangan menunggu sampai kita memahami arti rumah setelah terusir darinya. (*)

*) Nita Citrasari, dosen teknik lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga.

 

Kategori :