BACA JUGA: Prabowo Minta Menu MBG Dievaluasi: Telur Jangan Didadar, Ayam Tak Boleh Dipotong Terlalu Kecil
BACA JUGA: Evaluasi Besar-Besaran, MBG Kini Prioritaskan Kelompok 3B di Wilayah 3T
Selain itu, Prabowo meminta Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, memastikan menu yang disajikan tetap sederhana, tetapi memenuhi kebutuhan gizi.
Ia juga menyarankan telur disajikan dalam bentuk rebus atau ceplok agar kualitas dan porsinya lebih mudah diawasi.
Menurut Prabowo, program MBG bukan sekadar menyediakan makanan bagi anak-anak, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia.
Asupan gizi yang baik sejak dini dinilai berpengaruh terhadap perkembangan otak, pertumbuhan fisik, dan produktivitas anak di masa mendatang.
Prabowo mengakui masih ada sejumlah daerah yang belum menerima manfaat program MBG. Meski begitu, ia memastikan pemerintah akan memperluas jangkauan program tersebut secara bertahap agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.(*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa