Karena itu, ia mengusulkan adanya kajian mengenai tingkat kemauan bekerja masyarakat Gresik dibandingkan daerah lain sebagai bahan penyusunan kebijakan ketenagakerjaan. Menurutnya, kemauan merupakan fondasi sebelum seseorang memperoleh pelatihan dan akhirnya memiliki kompetensi.
BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Sekolah, Dunia Kerja, dan Layanan Publik Kian Ramah Disabilitas
BACA JUGA:Kabupaten Gresik Bidik Wisata Berbasik Budaya, Gus Yani Buka Rumah Kreasi Damah Kurung
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan Komisaris PT STL Chemical Indonesia, Zhou Pingwei. Perusahaan itu tengah membangun pabrik kimia di Gresik yang diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan SDM lokal yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan program magang memang telah berjalan di Gresik, namun masih perlu diperluas agar semakin banyak generasi muda memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki dunia industri.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk memperbanyak kesempatan magang sehingga kebutuhan tenaga kerja industri dapat lebih banyak dipenuhi oleh masyarakat lokal.
Pada kesempatan itu, Dahlan juga menyerahkan Disway Top Regional Awards 2026 kategori Daerah dengan Pengakselerasian Infrastruktur dan Konektivitas kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Award tersebut merupakan apresiasi atas kinerja pembangunan daerah. (*)