Program Magang Dinilai Jadi Kunci Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri Gresik

Program Magang Dinilai Jadi Kunci Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri Gresik

Dahlan Iskan menyerahkan award kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di sela-sela acara Job Fair 2026, di Gresik, 17 Juli 2026.-Diskominfo Gresik-

GRESIK, HARIAN DISWAY – Program magang menjadi solusi penting untuk menjembatani kebutuhan dunia industri dengan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Gresik. Pelatihan kerja saja dinilai belum cukup untuk menghasilkan sumber daya manusia yang benar-benar siap memasuki dunia kerja.

Pandangan disampaikan tersebut Menteri BUMN periode 2011–2014 Dahlan Iskan dalam Job Fair 2026 Kabupaten Gresik. Ia menyampaikan pentingnya memperkuat program magang sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja.

Menurut Dahlan, pendidikan formal berperan memberikan pengetahuan atau how to know. Namun, kemampuan praktik atau how to do baru dapat diperoleh melalui pengalaman langsung di dunia kerja.

"Pelatihan itu penting, tetapi magang lebih penting," ujarnya.

BACA JUGA:Disnaker Kabupaten Gresik Gelar Job Fair Gresik 2026: Bidik Lulusan Baru, Buka 1.966 Lowongan


Dahlan Iskan bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) memperkenalkan Komisaris PT STL Chemical Indonesia, Zhou Pingwei (tengah)-Diskominfo Gresik-

Ia menilai masa magang idealnya berlangsung sedikitnya enam bulan. Tujuannya, peserta menguasai keterampilan teknis serta memahami budaya kerja, disiplin, dan tuntutan industri.

Tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah terbatasnya jumlah perusahaan yang bersedia menerima peserta magang. Di sisi lain, pengembangan pendidikan vokasi juga membutuhkan sinergi lintas pemerintah karena kewenangan pengelolaan SMA dan SMK berada di tingkat provinsi.

Persoalan tersebut dapat diatasi melalui komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dunia pendidikan, dan kalangan industri.

Persoalan lain yang masih menjadi pekerjaan rumah ialah belum optimalnya keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri (link and match). Kondisi itu terlihat dari masih banyaknya perusahaan di Gresik yang merekrut tenaga kerja dari luar daerah.

BACA JUGA:Cara Jitu Pemkab Gresik Genjot Pajak: Tembus Rp590 Miliar, Wajib Pajak Diganjar Hadiah

BACA JUGA:Gandeng Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, Pemkab Gresik Penuhi Kuota Sekolah Rakyat

Dahlan mencontohkan keberhasilan program magang yang pernah diterapkannya saat memimpin sebuah perusahaan di tengah krisis ekonomi. Program tersebut membuka kesempatan bagi siswa SMK untuk magang dan beberapa tahun kemudian para peserta mampu berkembang menjadi tenaga kerja andalan perusahaan.

Ia menilai penyelenggaraan Job Fair tetap memiliki peran strategis karena menjadi ruang pertemuan langsung antara perusahaan dan pencari kerja. Namun, selain kompetensi, kemauan bekerja juga menjadi faktor yang tidak kalah penting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: