Namun, Thomas Tuchel jeli melihat momentum. Dipasang di sisi kanan lini serang Inggris sejak menit awal, Saka tampil meledak-ledak.
Strategi Tuchel terbukti jitu, dan Saka membayar tuntas kepercayaan itu dengan torehan sejarah yang akan terus diingat.
Melalui hattrick monumental itu, Saka menjadi pemain elite dunia yang namanya kini sejajar dengan Lionel Messi. (*)